Malam Budaya Indonesia di Bogota Jadi Ajang Seleksi Miss World Colombia

- Senin, 27 Juli 2026 | 05:50 WIB
Malam Budaya Indonesia di Bogota Jadi Ajang Seleksi Miss World Colombia
PARADAPOS.COM - Wisma Duta Besar Republik Indonesia di Bogota, Kolombia, menjadi panggung seleksi Miss World Colombia melalui acara bertajuk La Noche Cultural de Indonesia y Colombia pada Jumat, 24 Juli 2026. Sekitar 250 undangan yang terdiri dari duta besar, pejabat pemerintah Kolombia, senator, wali kota, pengusaha, hingga akademisi hadir dalam kegiatan yang sekaligus menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata Indonesia tersebut. Acara ini merupakan hasil kerja sama antara Duta Besar RI untuk Kolombia, Tatang Budie Utama Razak, dengan Presiden Yayasan Miss Mundo Kolombia, Edgar Botero.

Peragaan Batik dan Tarian Tradisional Meriahkan Malam Budaya

Dalam kesempatan itu, Dubes Tatang bersama staf KBRI Bogota menampilkan peragaan busana batik yang dipadukan dengan pertunjukan tarian tradisional Indonesia. Sajian kuliner khas Nusantara turut memeriahkan suasana, memberikan pengalaman sensorik yang autentik bagi para tamu. Para finalis Miss World Colombia dari berbagai provinsi tampil di atas catwalk dengan mengenakan busana daerah Indonesia. Penampilan mereka mendapat sambutan hangat dari para undangan yang mengapresiasi keberagaman budaya Nusantara. Suasana haru dan bangga terpancar saat kain-kain tradisional Indonesia meliuk di panggung yang jauh dari tanah air.

Rangkaian Seleksi Berlanjut ke Tahap Akhir

Rangkaian seleksi Miss World Colombia akan berlanjut pada 30 Juli 2026 dengan penilaian busana renang dan gaun malam. Keesokan harinya, wawancara khusus dan malam grand final digelar untuk menentukan pemenang serta para runner-up. Pada tahap akhir tersebut, Duta Besar Tatang menjadi satu-satunya anggota dewan juri yang berasal dari luar Kolombia. "Penunjukan ini merupakan kehormatan sekaligus bukti pengakuan terhadap peran aktif Indonesia dalam dunia diplomasi budaya," ujar Dubes Tatang dalam sambutannya.

Diplomasi Budaya yang Berkelanjutan

KBRI Bogota menyebut promosi budaya dan pariwisata Indonesia di Kolombia terus dilakukan secara intensif dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu langkah strategisnya adalah pendirian Casa de Indonesia, sebuah pusat kebudayaan yang menjadi etalase seni dan tradisi Nusantara. Melalui pusat kebudayaan tersebut, ribuan warga Kolombia telah mempelajari bahasa Indonesia, tari tradisional, kuliner khas, hingga seni membatik. Antusiasme masyarakat setempat terlihat dari padatnya jadwal kelas dan acara yang digelar di Casa de Indonesia. Selain itu, KBRI Bogota juga menjalin kerja sama dengan berbagai sekolah menengah, universitas, dan pemerintah daerah di Kolombia. Langkah ini bertujuan memperluas jangkauan promosi budaya Indonesia hingga ke pelosok negeri. Menurut catatan KBRI, berbagai upaya tersebut tidak hanya meningkatkan pengenalan masyarakat Kolombia terhadap Indonesia, tetapi juga berkontribusi terhadap meningkatnya jumlah wisatawan Kolombia yang berkunjung ke Indonesia dari tahun ke tahun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren positif kunjungan wisatawan asal Amerika Selatan, termasuk Kolombia, dalam beberapa tahun terakhir.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler