Polisi Non-Tugas Lumpuhkan Penyerang di Paris, Tiga Wanita Tertusuk Pisau

- Senin, 27 Juli 2026 | 19:25 WIB
Polisi Non-Tugas Lumpuhkan Penyerang di Paris, Tiga Wanita Tertusuk Pisau
PARADAPOS.COM - Seorang pria bersenjatakan dua pisau dapur menyerang tiga wanita di kawasan Porte de Clichy, Paris utara, pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 11.30 waktu setempat. Pelaku berhasil ditangkap oleh seorang polisi Prancis yang kebetulan sedang tidak bertugas. Tiga korban yang masing-masing berusia 19, 24, dan 36 tahun dilarikan ke rumah sakit, dengan dua di antaranya dalam kondisi kritis. Hingga berita ini diturunkan, identitas dan motif tersangka masih belum jelas.

Kronologi Penyerangan dan Kondisi Korban

Peristiwa itu terjadi di siang hari yang sibuk, tepatnya di distrik ke-17 barat laut Paris. Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez bersama kepolisian Paris mengonfirmasi bahwa dua korban menderita luka tusuk yang serius. Satu orang terkena tusukan di punggung bawah, sementara korban lainnya mengalami luka di bagian perut. Geoffroy Boulard, wali kota distrik setempat, mengungkapkan melalui akun media sosial X bahwa salah satu dari ketiga wanita yang diserang sedang dalam kondisi hamil. Pernyataan ini menambah kekhawatiran publik mengenai tingkat kebrutalan serangan tersebut.

Peran Polisi yang Sedang Tidak Bertugas

Menteri Nunez menjelaskan bahwa tersangka berhasil dilumpuhkan berkat aksi cepat seorang aparat kepolisian yang kebetulan berada di lokasi kejadian di luar jam tugasnya. "Ditangkap oleh seorang petugas polisi yang sedang tidak bertugas," ujarnya, menekankan ketanggapan aparat meski dalam situasi di luar tugas resmi.

Kesaksian dari Lokasi Kejadian

Suasana di sekitar tempat kejadian sempat mencekam. Seorang pelayan bernama Kheira Dellabed, 54 tahun, menuturkan pengalamannya saat peristiwa berlangsung. Ia sedang mencuci piring di sebuah restoran terdekat ketika keributan terjadi. Kesaksiannya memberikan gambaran betapa tiba-tiba dan mengejutkannya serangan tersebut bagi warga sekitar. Hingga berita ini ditulis, otoritas Prancis masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap latar belakang aksi penusukan yang mengguncang ketenangan ibu kota tersebut.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar