Polisi Selidiki Video Viral Remaja Bawa Senjata Tajam di Kawasan PIK

- Rabu, 29 Juli 2026 | 05:50 WIB
Polisi Selidiki Video Viral Remaja Bawa Senjata Tajam di Kawasan PIK
PARADAPOS.COM - Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok remaja diduga pelajar membawa senjata tajam di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (28/7) petang dan diduga merupakan aksi tawuran. Polisi telah melakukan pengecekan ke lokasi dan masih menyelidiki identitas para pelaku.

Kronologi Viral: Remaja Bawa Sajam di PIK

Dalam rekaman yang beredar pada Rabu (29/7/2026), tampak para remaja itu datang menggunakan beberapa sepeda motor. Begitu turun dari kendaraan, sejumlah di antara mereka langsung mengacungkan senjata tajam ke arah tertentu. Situasi di sekitar lokasi pun sempat memicu kemacetan. Tak berselang lama, kelompok tersebut memindahkan motor mereka ke jalur berlawanan dan meninggalkan tempat kejadian. Nuansa mencekam terlihat jelas dalam video amatir yang beredar luas itu.

Respons Polisi: Cek TKP dan Periksa CCTV

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Maryati Jonggi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat dikonfirmasi, ia menjelaskan bahwa pihaknya telah bergerak cepat. "Unit Reskrim Polsek Metro Penjaringan Tim Resmob Polsek Metro Penjaringan melakukan cek TKP (tempat kejadian perkara) dan benar adanya kejadian tersebut," kata Maryati dalam keterangannya. Ia menambahkan, petugas masih melakukan pengecekan terhadap rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi. Selain itu, sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk mengungkap peristiwa ini. "Tim Opsnal saat ini melakukan penyelidikan dengan mengecek rekaman CCTV guna mencari identitas para pelajar tersebut," pungkasnya. Hingga berita ini diturunkan, identitas dan jumlah pasti para pelaku masih dalam penelusuran aparat kepolisian. Belum ada laporan mengenai korban jiwa atau luka dalam insiden tersebut.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar