Warga Cilegon Berebut Air Bersih di Tengah Kemarau Panjang, Pemkot Distribusikan ke 220 Titik Hingga Desember

- Rabu, 29 Juli 2026 | 11:25 WIB
Warga Cilegon Berebut Air Bersih di Tengah Kemarau Panjang, Pemkot Distribusikan ke 220 Titik Hingga Desember
PARADAPOS.COM - Warga di kawasan Gunung Batur, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten, harus berebut pasokan air bersih yang didatangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon di tengah musim kemarau panjang. Kondisi ini memaksa warga menempuh perjalanan hingga dua kilometer lebih ke mata air untuk sekadar mendapatkan air bersih. Wali Kota Cilegon, Robinsar, memastikan bantuan akan terus berlangsung hingga Desember mendatang. Kekeringan yang melanda wilayah pesisir Cilegon ini bukan hanya dirasakan oleh warga Gunung Batur. Dua permukiman lain, yakni Kampung Tembukun dan Suralaya, juga masuk dalam daftar prioritas pengiriman air bersih. Pasalnya, sumber air di sana sudah mulai mengering dan sulit dijangkau. Pemerintah kota pun bergerak cepat. Bukan hanya satu atau dua titik, distribusi air bersih menyasar hingga 220 titik di seluruh wilayah terdampak. Dari jumlah tersebut, kawasan Gunung Batur 1, Gunung Batur 2, dan Tembukun menempati porsi terbesar, yakni sekitar 140 titik. "Sejauh ini mencapai 220 titik, ya. Untuk wilayah Gunung Batur 1, 2, dan Tembukun itu kurang lebih di angka 140 titik. Dan itu terus sampai dengan Desember kita antisipasi hal tersebut," ujar Robinsar dalam tayangan Metro Siang, Metro TV, Rabu, 29 Juli 2026. Antrean Panjang di Tengah Terik Pemandangan warga mengantre dengan jeriken dan ember menjadi pemandangan yang lazim di titik-titik distribusi. Setiap kali mobil tangki tiba, mereka langsung bergegas mengambil posisi. Tak jarang, antrean berlangsung cukup lama karena jumlah warga yang membutuhkan melebihi kapasitas air yang dibawa. Seorang warga setempat mengaku sudah terbiasa berjalan jauh sejak kemarau mulai menyengat beberapa pekan terakhir. “Kalau tidak rebutan, kadang habis duluan sama yang datang lebih pagi,” katanya sambil mengelap keringat. Komitmen Pemkot hingga Akhir Tahun Robinsar menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menarik bantuan dalam waktu dekat. Distribusi air bersih direncanakan berlangsung secara kontinu hingga Desember. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi perpanjangan musim kemarau yang kerap terjadi di wilayah pesisir Banten. “Kita antisipasi hal tersebut,” ungkapnya menegaskan komitmen pemkot. Dengan medan berbukit dan akses jalan yang sempit di beberapa titik, pendistribusian air bersih memang bukan perkara mudah. Namun, pemerintah terus berupaya menjangkau setiap lokasi yang membutuhkan, termasuk permukiman di lereng dan pesisir yang paling rentan kekeringan.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar