PNKT Salurkan 285 Paket Perlengkapan Sekolah dan Air Bersih untuk Warga Bogor

- Sabtu, 01 Agustus 2026 | 06:25 WIB
PNKT Salurkan 285 Paket Perlengkapan Sekolah dan Air Bersih untuk Warga Bogor

Jakarta - PARADAPOS.COM - Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) menyalurkan bantuan sosial berupa 285 paket perlengkapan sekolah dan satu tangki air bersih di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di sela-sela hari kedua Training of Trainers (ToT) dan Retret PNKT 2026 ini menyasar siswa SDN Karang Tengah 05 serta warga setempat yang selama ini kesulitan mengakses air bersih. Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan lingkungan.

Suasana pagi di halaman SDN Karang Tengah 05 tampak berbeda dari hari-hari biasanya. Puluhan siswa dengan seragam rapi duduk bersila di atas tikar, sementara para guru sibuk mengatur barisan. Mereka menantikan momen istimewa: pembagian tas, buku, dan alat tulis baru yang dibawa langsung oleh pengurus PNKT.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan siswa, disaksikan langsung oleh para guru, orang tua, dan masyarakat setempat. Sekolah yang terletak di kawasan Babakan Madang ini memang tengah berjuang melengkapi fasilitas pendidikannya. Dengan total 285 siswa dari kelas I hingga VI, sekolah ini hanya memiliki 10 ruang kelas yang dijaga oleh delapan guru dan satu kepala sekolah.

Keterbatasan Fasilitas yang Menggerakkan Kepedulian

Di balik semangat belajar anak-anak, terdapat realita yang memprihatinkan. Kepala SDN Karang Tengah 05, Toni Santoni, mengungkapkan bahwa sekolahnya masih jauh dari kata layak. Keterbatasan sarana dan prasarana menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung usai, terutama terkait ketersediaan air bersih.

"Sekolah ini belum memiliki sumber air bersih yang memadai," ujarnya saat ditemui di sela-sela acara. Ia menambahkan, kondisi tersebut diperparah dengan fasilitas toilet yang hanya berjumlah satu unit dan harus digunakan bersama oleh seluruh siswa. Padahal, jumlah siswa di sekolah ini mencapai 285 anak. Angka yang cukup besar untuk ukuran sekolah dasar di wilayah penyangga ibu kota.

Kondisi inilah yang kemudian mendorong PNKT untuk tidak sekadar menggelar kegiatan internal, tetapi juga melakukan aksi nyata di lapangan. Mewakili Ketua Umum PNKT Budisatrio Djiwandono, Sekretaris Jenderal PNKT Malik Haramain menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

"Kami berharap bantuan perlengkapan sekolah ini dapat menjadi penyemangat bagi adik-adik untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Ketua Umum juga berharap sinergi dan kepedulian ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja," tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Bantuan Air Bersih untuk Warga

Perhatian PNKT tidak berhenti pada sektor pendidikan. Organisasi kepemudaan ini juga menyalurkan satu tangki air bersih serta air minum dalam kemasan kepada warga Desa Karang Tengah yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air layak konsumsi. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Harian PNKT Sabam Rajagukguk kepada perwakilan pengurus RT dan Ketua Karang Taruna Desa setempat.

"Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat mendasar. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi wujud kepedulian dan semangat gotong royong Karang Taruna," jelas Sabam di lokasi.

Menurut Sabam, momen ToT dan Retret PNKT 2026 sengaja dirancang tidak hanya untuk penguatan kapasitas internal dan penyelarasan program organisasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana bagi para pengurus untuk turun langsung ke lapangan dan merasakan denyut permasalahan yang dihadapi masyarakat. Ia menekankan bahwa konsolidasi organisasi harus mampu diterjemahkan menjadi aksi nyata yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga.

Kegiatan bakti sosial ini menjadi penanda bahwa organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial, khususnya di daerah-daerah yang masih membutuhkan sentuhan perhatian dari berbagai pihak.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini