33 Pelajar Terbaik Natuna Mulai Diklat Paskibraka 2026, Fokus Pendidikan Karakter

- Minggu, 02 Agustus 2026 | 01:25 WIB
33 Pelajar Terbaik Natuna Mulai Diklat Paskibraka 2026, Fokus Pendidikan Karakter

PARADAPOS.COM - Sebanyak 33 pelajar terbaik dari 15 kecamatan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, resmi memulai pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Bunguran Timur sejak Sabtu, 1 Agustus 2026, hingga 17 Agustus 2026 ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Natuna, Jarmin. Pembekalan difokuskan pada penguatan karakter kebangsaan, nasionalisme, patriotisme, bela negara, disiplin, integritas, serta kepemimpinan bagi generasi muda. Pembukaan diklat berlangsung khidmat di tengah suasana pagi yang cerah. Jarmin dalam sambutannya menegaskan bahwa tahap ini merupakan fondasi penting dalam membentuk pribadi-pribadi tangguh yang kelak menjadi teladan bagi masyarakat. "Pemusatan pendidikan dan pelatihan ini merupakan tahap penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, memiliki jiwa nasionalis, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara," kata Jarmin, Minggu, 2 Agustus 2026. Ia menambahkan, para calon anggota Paskibraka adalah putra-putri terbaik Natuna yang telah melewati seleksi ketat. Mereka diharapkan tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga menjadi contoh dalam sikap, perilaku, dan kedisiplinan bagi rekan-rekan sebayanya. "Seraplah ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diberikan para pelatih dan pembina. Jadikan setiap materi dan latihan sebagai sarana untuk membentuk mental, menguatkan fisik, serta mengembangkan karakter kepemimpinan," ungkapnya. Fokus pada Pendidikan Karakter di Tengah Efisiensi Anggaran Menariknya, di tengah upaya efisiensi anggaran daerah pada 2026, Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Natuna tetap berkomitmen menjaga kualitas inti pembinaan. Kepala Kesbangpol Natuna, Helmi Wahyuda, menjelaskan bahwa pendidikan karakter tetap menjadi prioritas utama yang diberikan melalui kombinasi teori dan praktik selama masa diklat. "Sesuai arahan Ibu Bupati, pendidikan karakter tetap kami maksimalkan agar mampu menciptakan generasi muda yang memiliki rasa cinta tanah air, jiwa nasionalisme, serta semangat bela negara," jelasnya. Untuk memastikan anggaran tepat sasaran, pihaknya melakukan penyesuaian dengan mengurangi pengadaan pakaian dan atribut bagi para pendamping. Langkah ini diambil agar alokasi dana dapat difokuskan pada kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi peserta diklat. Komposisi Peserta dan Tujuan Akhir Dari total 33 peserta yang mengikuti pemusatan diklat tahun ini, terdapat 18 putra dan 15 putri. Mereka adalah para pelajar yang sebelumnya telah berhasil lolos seleksi di tingkat kecamatan masing-masing. "Peserta yang mengikuti pemusatan diklat hari ini merupakan calon anggota Paskibraka yang lolos seleksi di tingkat kecamatan," ujar Helmi. Seluruh rangkaian kegiatan ini diarahkan untuk mempersiapkan para peserta bertugas sebagai pengibar dan penurun bendera pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari sekadar tugas seremonial, diklat ini bertujuan membentuk generasi muda yang berjiwa Pancasila dan memiliki komitmen kuat dalam menjaga persatuan bangsa.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar