Telur Ayam Ras Tembus Rp29.650 per Kilogram, Bawang Merah Sentuh Rp40.450

- Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:25 WIB
Telur Ayam Ras Tembus Rp29.650 per Kilogram, Bawang Merah Sentuh Rp40.450
PARADAPOS.COM - Jakarta, 2 Agustus 2026. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat sejumlah pergerakan harga kebutuhan pokok di tingkat pedagang eceran. Telur ayam ras tercatat di angka Rp29.650 per kilogram (kg), sementara bawang merah menyentuh Rp40.450 per kg. Data ini menjadi perhatian utama bagi konsumen dan pelaku pasar yang memantau fluktuasi harga menjelang pekan pertama bulan ini.

Pantauan Harga Beras dan Bumbu Dapur

Berdasarkan data PIHPS yang dirilis di Jakarta, Minggu, 2 Agustus 2026, komoditas bawang putih juga menunjukkan angka yang relatif stabil di level Rp41.850 per kg. Pantauan ini dilakukan di pasar tradisional dan modern di berbagai wilayah Indonesia, sehingga mencerminkan rata-rata harga nasional. Untuk kategori beras, harga di tingkat eceran bervariasi tergantung kualitasnya. Beras kualitas bawah I dibanderol Rp14.800 per kg, sedangkan kualitas bawah II sedikit lebih murah, yakni Rp14.600 per kg. Sementara itu, konsumen yang mencari kualitas medium perlu menyiapkan anggaran lebih, dengan harga medium I di angka Rp16.400 per kg dan medium II di Rp16.200 per kg. Adapun untuk segmen premium, beras kualitas super I dijual seharga Rp17.700 per kg, dan super II berada di posisi Rp17.150 per kg. Selisih harga antar kualitas ini terbilang normal, mengingat perbedaan tingkat giling dan kadar patahan butiran.

Harga Cabai dan Kebutuhan Protein Hewani

Memasuki kategori bumbu dapur, harga cabai masih menempati posisi tertinggi di antara komoditas lainnya. Cabai rawit merah menjadi yang paling mahal, mencapai Rp55.800 per kg. Disusul cabai rawit hijau di angka Rp51.950 per kg. Sementara itu, cabai merah besar tercatat Rp49.050 per kg dan cabai merah keriting Rp48.500 per kg. Fluktuasi harga cabai ini kerap dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan distribusi dari sentra produksi. Di sisi lain, harga protein hewani cenderung lebih bersahabat. Daging ayam ras segar dijual di level Rp39.900 per kg, menjadikannya pilihan utama bagi rumah tangga dengan anggaran terbatas. Untuk daging sapi, kualitas I dibanderol Rp151.000 per kg, sedangkan kualitas II berada di harga Rp142.000 per kg. Perbedaan kualitas ini biasanya ditentukan oleh bagian daging, tingkat kelembutan, serta kadar lemak.

Harga Gula dan Minyak Goreng

Untuk kebutuhan pokok lainnya, gula pasir kualitas premium tercatat di harga Rp20.300 per kg, sedikit lebih tinggi dibandingkan gula pasir lokal yang menyentuh angka Rp19.050 per kg. Selisih harga ini wajar mengingat perbedaan tingkat kemurnian dan proses rafinasi. Sementara itu, minyak goreng curah dijual dengan harga Rp20.500 per liter. Konsumen yang menginginkan kualitas lebih baik dapat memilih minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp24.300 per liter, atau kemasan bermerek II yang lebih terjangkau, yakni Rp23.450 per liter. "Kami terus memantau perkembangan harga ini secara harian. Stabilitas pasokan di tingkat pedagang eceran menjadi indikator utama yang kami perhatikan," ujar salah satu pengamat ekonomi pangan saat dihubungi terkait data terbaru ini. Ia menambahkan bahwa koordinasi antar daerah masih menjadi kunci dalam menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat. Data PIHPS ini menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah dan pusat dalam merumuskan kebijakan intervensi pasar. Dengan pemantauan yang konsisten, diharapkan gejolak harga dapat diredam dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar