PARADAPOS.COM - Pameran otomotif GIIAS 2026 tidak melulu soal supercar atau mobil konsep futuristik. Di tengah hiruk-pikuk ajang yang kerap disebut sebagai pameran otomotif terbesar di dunia setelah China itu, ada segmen yang tak kalah ramai dikunjungi: deretan mobil baru dengan banderol di kisaran Rp100 jutaan. Menariknya, mayoritas kendaraan di kelas harga ini justru didominasi oleh mobil listrik kompak yang dirancang untuk kebutuhan mobilitas perkotaan. Bahkan, salah satu model di antaranya mengalami pemangkasan harga hingga Rp100 juta selama periode pameran berlangsung.
Fenomena ini menjadi angin segar bagi konsumen yang selama ini menganggap kendaraan listrik masih mahal dan sulit dijangkau. Kehadiran mobil-mobil murah ini juga menandai pergeseran tren di industri otomotif nasional, di mana elektrifikasi mulai merambah ke segmen entry-level. Berikut rangkuman tujuh mobil dengan harga paling ramah di kantong yang dipamerkan di GIIAS 2026, berdasarkan pantauan langsung di lokasi dan data resmi yang dirilis pabrikan.
Mobil Listrik Kompak Mendominasi Kelas Rp100 Jutaan
Lini kendaraan listrik memang menjadi bintang utama di kategori harga ini. Desainnya yang ringkas, biaya operasional yang rendah, dan fitur yang cukup modern menjadikannya pilihan menarik bagi anak muda perkotaan. Berikut beberapa model listrik yang berhasil mencuri perhatian pengunjung.
Wuling Aira EV: Si Mungil Andal untuk Sehari-hari
Salah satu nama yang paling banyak dicari di booth Wuling adalah Aira EV. Mobil listrik ini hadir dalam dua pilihan varian. Untuk tipe Standard Range, banderolnya dimulai dari Rp155 juta, sementara varian Long Range dibanderol sekitar Rp175 juta. Perbedaan harga tersebut tentu sebanding dengan kapasitas baterainya.
Varian Standard Range diklaim mampu menempuh jarak hingga 205 kilometer dalam kondisi tertentu, sedangkan varian Long Range lebih jauh lagi, mencapai 301 kilometer. Mobil ini juga tersedia dalam tiga pilihan warna yang cukup menarik, yaitu Starry Black, Galaxy Blue, dan Milk Tea, memberikan opsi bagi konsumen yang ingin tampil beda.
DFSK Seres E1: Diskon Terbesar di Pameran
Jika berbicara soal potongan harga, tidak ada yang mengalahkan DFSK Seres E1 di GIIAS tahun ini. Mobil listrik perkotaan ini awalnya dijual dengan harga Rp219 juta. Namun, selama pameran berlangsung, pabrikan memberikan diskon fantastis hingga Rp100 juta. Alhasil, konsumen bisa membawanya pulang dengan harga sekitar Rp119 juta saja.
Dengan dimensi yang sangat ringkas, yaitu panjang 3.030 mm, lebar 1.495 mm, dan tinggi 1.640 mm, Seres E1 dirancang untuk bermanuver lincah di jalanan yang padat. Jarak sumbu rodanya tercatat 1.960 mm dengan ground clearance 135 mm. Mobil ini juga diklaim memiliki jarak tempuh hingga 220 kilometer dalam sekali pengisian daya.
VinFast VF 3: Micro SUV dengan Skema Sewa Baterai
Pendatang baru asal Vietnam, VinFast, juga tak mau ketinggalan. Model andalan mereka, VF 3, tampil sebagai micro SUV listrik yang menggemaskan. Harganya pun cukup kompetitif, dimulai dari Rp156 juta, namun dengan catatan menggunakan skema sewa baterai. Sementara itu, jika konsumen ingin memiliki baterainya secara penuh, harganya naik menjadi Rp230,13 juta.
Dari segi dimensi, VF 3 memiliki panjang 3.190 mm, lebar 1.679 mm, dan tinggi 1.652 mm. Yang menarik, radius putarnya hanya 9 meter, membuatnya sangat mudah untuk berputar balik di gang-gang sempit. Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat praktis untuk mobilitas harian di pusat kota.
BYD Atto 1: Hatchback Listrik dengan Daya Tarik Global
Pabrikan asal China, BYD, juga turut meramaikan segmen ini lewat Atto 1. Varian Standard-nya dibanderol dengan harga Rp199 juta. Untuk menarik minat pengunjung, selama pameran tersedia promo cicilan dengan potongan sekitar Rp3 juta melalui perusahaan pembiayaan yang bekerja sama.
Hatchback listrik ini menggunakan baterai jenis LFP berkapasitas 30,08 kWh. Dengan kapasitas tersebut, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer. Desainnya yang modern dengan panjang 3.925 mm, lebar 1.720 mm, dan tinggi 1.590 mm, membuatnya tampak gagah meski berstatus sebagai mobil perkotaan.
Masih Ada Opsi Mesin Bensin di Tengah Gempuran EV
Meski mobil listrik mendominasi, bukan berarti tidak ada pilihan bagi mereka yang masih setia dengan mesin konvensional. Beberapa pabrikan tetap menghadirkan model bensin dengan harga yang tak kalah menarik, bahkan dengan penawaran khusus selama pameran.
Daihatsu Ayla: City Car Andalan dengan Harga Bersahabat
Bagi yang mencari mobil bensin dengan harga paling terjangkau, Daihatsu Ayla masih menjadi primadona. Harga resminya memang dimulai dari Rp143 juta. Namun, kabar baiknya, selama GIIAS 2026 berlangsung, terdapat potongan harga sekitar Rp18-20 juta. Dengan begitu, konsumen bisa membawanya pulang dengan banderol di kisaran Rp120 jutaan saja.
Mobil mungil ini dibekali mesin 1.0 liter tiga silinder dengan kapasitas 998 cc. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 67 PS dan torsi puncak 89 Nm. Spesifikasi ini sudah cukup untuk penggunaan harian di dalam kota.
Citroen C3 Sport: Gaya Eropa dengan Sentuhan Sporty
Citroen juga tak mau ketinggalan dalam persaingan ini. Model C3 Sport hadir dengan harga normal Rp199,9 juta. Selama pameran berlangsung, mobil bergaya Eropa ini mendapatkan diskon sebesar Rp20 juta, sehingga harganya turun menjadi sekitar Rp179 juta.
Hatchback ini mengandalkan mesin 1.200 cc tiga silinder yang bertenaga sekitar 82 PS. Selain desainnya yang sporty, C3 Sport juga dikenal memiliki suspensi yang nyaman dan interior berlapis jok kulit, memberikan kesan premium di kelasnya.
Suzuki S-Presso: City Car Bergaya Mini SUV
Terakhir, ada Suzuki S-Presso yang tampil dengan desain mirip mini SUV. Mobil ini dibanderol dengan harga mulai Rp172,6 juta. Keunggulannya terletak pada posisi berkendara yang tinggi dan desain yang gagah, memberikan rasa aman saat melaju di tengah kepadatan lalu lintas.
S-Presso ditenagai oleh mesin 998 cc tiga silinder yang mampu memproduksi tenaga maksimum 68 PS pada 5.500 rpm dan torsi puncak 90 Nm pada 3.500 rpm. Dimensinya yang ringkas membuatnya lincah untuk bermanuver, sekaligus mudah dicari tempat parkirnya di area perkotaan yang terbatas.
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Siap Hadapi Praperadilan Keempat Roy Suryo soal Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Rakornas Dukcapil 2026 Digelar, NIK dan IKD Ditegaskan sebagai Fondasi Transformasi Digital Pemerintah
Indonesia Vs Vietnam di Piala AFF 2026: Garuda Incar Tiket Semifinal di Laga Penentu Grup A
Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara Dituntut 7 Tahun Penjara atas Dugaan Suap Rp12,4 Miliar