PARADAPOS.COM - Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin malam, menjadi saksi keunggulan taktis Vietnam atas tuan rumah Indonesia. Dalam laga Grup A Piala AFF 2026, tim asuhan pelatih asal Korea Selatan itu menang telak 3-0, sekaligus memuncaki klasemen sementara dengan tujuh poin. Di balik kemenangan tersebut, ada sebuah pengakuan menarik dari pemain Vietnam, Do Hoang Hen, yang justru mengaku terkesan dengan dukungan suporter Indonesia. Do Hoang Hen, yang tampil sebagai salah satu motor permainan di lini tengah, tidak pelit memuji atmosfer stadion. Menurutnya, bermain di hadapan puluhan ribu pasang mata yang mendukung tuan rumah adalah sebuah pengalaman yang selalu membekas. Ia merasa bangga bisa merasakan langsung euforia dan semangat yang ditularkan oleh para pendukung Garuda. “Menurut saya, hari ini di Indonesia luar biasa. Saya selalu bangga bermain di Indonesia. Sangat bagus bisa bermain di sini,” kata Do Hoang Hen usai pertandingan. Bukan Sekadar Kemenangan, Melainkan Rasa Hormat Kemenangan telak 3-0 tentu menjadi modal berharga bagi Vietnam. Namun, Do Hoang Hen dengan tegas menepis anggapan bahwa hasil tersebut membuat timnya memandang rendah kekuatan Indonesia. Ia menekankan bahwa skuad Garuda tetap memiliki kualitas yang layak diperhitungkan, dan kemenangan ini diraih berkat keyakinan diri yang kuat, bukan karena meremehkan lawan. “Ya, tentu saja kami menghormati Indonesia. Kami tahu mereka bermain dengan baik. Kami juga percaya pada diri sendiri. Tim kami sangat kuat, jadi kami sangat senang bisa menang,” ujarnya. Klasemen dan Ancaman Nyata bagi Garuda Hasil ini mengubah peta persaingan di Grup A secara signifikan. Vietnam kini kokoh di puncak klasemen dengan koleksi tujuh poin, unggul selisih gol atas Singapura yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Indonesia harus turun ke peringkat ketiga dengan raihan enam poin dari tiga pertandingan. Konsekuensinya, laga pamungkas melawan Singapura pada 7 Agustus mendatang menjadi laga hidup-mati bagi anak asuh Shin Tae-yong. Fokus ke Depan, Jauh dari Rasa Puas Meski berada di posisi yang menguntungkan, Do Hoang Hen memastikan bahwa skuatnya tidak akan terlena. Ia menegaskan bahwa turnamen masih panjang dan setiap pertandingan memiliki tantangannya sendiri. Filosofi yang mereka pegang adalah menjalani setiap laga dengan fokus penuh dan percaya pada proses yang telah berjalan. “Kami harus melangkah pertandingan demi pertandingan. Kami hanya ingin melakukan pekerjaan kami dengan baik dan percaya pada proses yang sedang kami jalani,” katanya. Kemenangan Vietnam atas Indonesia dipastikan lewat gol-gol yang tercipta pada menit-menit krusial. Nguyen Van Vi membuka keunggulan pada menit keenam, disusul gol Nguyen Hai Long pada menit ke-15, dan ditutup oleh aksi Nguyen Xuan Son pada menit ke-71. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Indonesia yang harus segera bangkit untuk mengamankan tiket ke semifinal.
Artikel Terkait
Claire Alfons, Konten Kreator, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Panti Asuhan dan Lansia Selama Tiga Tahun
Polda Metro Jaya Bongkar Produksi Tembakau Sintetis di Jakarta, Empat Tersangka Diamankan
Timnas Indonesia Tertinggal 0-2 dari Vietnam di Babak Pertama Piala AFF 2026
Pelajar dan Mahasiswa Kini Andalkan Aplikasi Digital untuk Menata Cara Belajar Lebih Efisien