Wali Kota Kupang Christian Widodo Tegas Menolak Pindah ke Panggung Nasional, Pilih Fokus Tuntaskan Pembangunan 10 Tahun

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:00 WIB
Wali Kota Kupang Christian Widodo Tegas Menolak Pindah ke Panggung Nasional, Pilih Fokus Tuntaskan Pembangunan 10 Tahun

PARADAPOS.COM - Wali Kota Kupang sekaligus Ketua DPW PSI NTT, dr. Christian Widodo, menegaskan komitmennya untuk tetap bertahan di Kota Kupang dan tidak melenggang ke kancah nasional. Pernyataan ini disampaikan di sela-sela Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang yang dihadiri oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, pada Sabtu (01/08/2026). Di tengah hiruk-pikuk optimisme partai, Christian justru memilih untuk memprioritaskan penyelesaian pekerjaan rumah di daerah yang ia pimpin, dengan target pembangunan jangka panjang hingga sepuluh tahun ke depan.

Suasana hangat terasa di lokasi acara ketika para kader PSI berbaur dengan tamu undangan. Namun, di balik euforia tersebut, Christian Widodo memberikan jawaban yang cukup mengejutkan saat ditanya mengenai peluangnya untuk berkarier di tingkat nasional. Dengan nada tenang, ia mengaku belum memiliki keinginan untuk pindah dari Kupang.

"Saya inginnya di Kupang dulu tetap, ya," ujarnya kepada tim Cumicumi, kala ditemui sebelum acara Rakorda, Sabtu (01/08/2026).

Pernyataan itu langsung menjadi perhatian, mengingat elektabilitas dan popularitasnya yang tengah naik daun. Namun, Christian memiliki alasan kuat di balik keputusannya tersebut. Ia merasa bahwa tugasnya di Kupang masih jauh dari kata selesai.

"Masih banyak pekerjaan yang belum selesai, ya, masih jauh dari sempurna. Jadi saya rasa masih banyak yang harus saya lakukan di sini," sambungnya.

Menurutnya, fokus utama saat ini bukanlah mengejar kursi di Senayan, melainkan membenahi dan memajukan kota yang ia pimpin. Ia menegaskan bahwa tujuan besarnya adalah menjadikan Kupang lebih baik dari sebelumnya.

"Saya inginnya apa? Bagus dulu kotanya," katanya.

Ketika disinggung mengenai tenggat waktu yang dibutuhkan untuk mewujudkan target tersebut, Christian kembali memberikan jawaban yang tak kalah mencolok. Ia menyebutkan angka sepuluh tahun sebagai patokan ideal, sembari menyerahkan segalanya pada izin Tuhan.

"Jadi 10 tahun lah, kalau bisa. Kalau Tuhan izin," tegasnya.

Catatan Elektoral PSI di Bawah Kepemimpinan Christian

Sikap ini terbilang menarik, mengingat catatan elektoral yang telah ditorehkannya bersama PSI di Kupang cukup mentereng. Di bawah kepemimpinannya, kursi PSI di parlemen daerah melonjak dari 1 kursi menjadi 6 kursi hanya dalam dua kali pemilu, peningkatan sebesar 600 persen, klaimnya.

Pencapaian tersebut menjadi modal politik yang besar, baik bagi dirinya maupun partai. Namun, ambisi untuk membawa perubahan di tingkat lokal tampaknya masih mengalahkan godaan untuk berkarier di panggung yang lebih besar.

Target Ambisius untuk Pemilu 2029

Meski menolak untuk maju ke tingkat nasional, Christian tetap memasang target tinggi bagi partainya di Pemilu 2029. Ia menargetkan perolehan 8 kursi DPRD Provinsi NTT, dengan capaian minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan. Ia juga tak menutup kemungkinan PSI meraih 2 kursi DPR RI dari kedua dapil NTT.

"Kalau bisa, Tuhan izinkan masyarakat berkenan, saya inginnya juga dua kursi," ujarnya.

Namun ambisi elektoral itu, tegasnya, tak lantas membuatnya tergoda pindah panggung. Baginya, konsolidasi di tingkat lokal dan penyelesaian pembangunan Kota Kupang tetap menjadi prioritas utama sebelum mempertimbangkan langkah lebih besar.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar