PARADAPOS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026, melanjutkan momentum positif bursa global. Berdasarkan data RTI yang dipantau hingga pukul 09.28 WIB, indeks bertengger di level 6.333,799 atau naik 14,185 poin (0,22 persen) dari posisi pembukaan di 6.338,591. Sebanyak 328 saham tercatat menguat, sementara 186 saham melemah dan 206 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi yang sudah berjalan pada periode tersebut mencapai Rp2,791 triliun dengan volume 7,874 miliar saham.
Pagi ini, laju indeks sempat mencatatkan posisi tertinggi di awal sesi sebelum sedikit terkoreksi ke level yang lebih rendah. Meski demikian, sentimen pasar tampak masih didominasi aksi beli, terlihat dari jumlah saham yang menghijau yang hampir dua kali lipat dibandingkan saham yang berada di zona merah. Para pelaku pasar tampak merespons positif sejumlah faktor eksternal yang mendukung pergerakan indeks.
IHSG Berpeluang Lanjutkan Kenaikan
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, dalam riset hariannya memperkirakan IHSG masih berpeluang untuk melanjutkan penguatan pada hari ini. Ia menyebutkan rentang support IHSG berada di level 6.220-6.260 dan resist di kisaran 6.360-6.400. "Diperkirakan support IHSG 6.220-6.260 dan resist IHSG 6.360-6.400," ungkap Fanny dalam riset hariannya.
Proyeksi tersebut sejalan dengan kinerja bursa saham Amerika Serikat (AS) yang ditutup menguat tajam pada perdagangan Selasa, 4 Agustus 2026. Bahkan, Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high). Penguatan ini ditopang oleh laporan keuangan emiten yang solid serta anjloknya harga minyak mentah dunia. Indeks Dow Jones melonjak 1,71 persen, S&P 500 melesat 1,79 persen, dan Nasdaq Composite meningkat 2,59 persen.
Momentum positif juga terlihat di kawasan Asia. Bursa saham Asia bergerak menguat pada perdagangan Selasa, 4 Agustus 2026, mengikuti rally Wall Street pada sesi sebelumnya. Indeks Jepang, Nikkei 225, naik 0,32 persen dan Topix menguat 0,04 persen. Sementara itu, indeks Korea Selatan, KOSPI, melesat 1,62 persen dan KOSDAQ melonjak signifikan hingga 5,9 persen. Di sisi lain, Hang Seng Hong Kong justru turun 0,6 persen dan Taiex Taiwan melemah 0,6 persen. Adapun ASX 200 Australia bertambah 1,4 persen, dan FTSE Malay KLCI naik 0,4 persen.
Melihat kinerja kemarin, IHSG sendiri ditutup naik 1,37 persen dengan catatan net buy asing yang cukup deras, yakni sebesar Rp741 miliar. Aksi beli asing tersebut terkonsentrasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, BMRI, BBRI, MDKA, dan BBNI. Kondisi ini memberikan indikasi bahwa kepercayaan investor asing terhadap pasar modal domestik masih terjaga di tengah gejolak ekonomi global.
Artikel Terkait
BRI Aktifkan Pembayaran Contactless Kartu Kredit di Seluruh Gerbang MRT Jakarta
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Mayat Termutilasi di Depok Saat Hendak Kabur ke Pandeglang
Vietnam Kokoh di Puncak Usai Bantai Indonesia 3-0, Peluang Garuda ke Semifinal Menipis
Sidang Perdana Banding Nadiem Makarim Digelar, Kuasa Hukum Minta Fakta Persidangan Dibuka Kembali