Gempa M6,4 Guncang Perairan Sulawesi Utara, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

- Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:50 WIB
Gempa M6,4 Guncang Perairan Sulawesi Utara, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

PARADAPOS.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,4 mengguncang kawasan perairan di sekitar Pulau Karatung, Sulawesi Utara, pada Rabu (5/8/2026) siang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan kejadian ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Pusat gempa terdeteksi berada di kedalaman laut, sekitar 221 kilometer barat laut Pulau Karatung, dengan episentrum tepatnya di koordinat 5,60 Lintang Utara dan 125,27 Bujur Timur.

Guncangan tercatat terjadi pada pukul 11.14 WIB. Meski kekuatannya tergolong signifikan, laporan awal dari BMKG menyebutkan gempa ini berpusat di laut dan tidak memicu gelombang pasang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat kejadian alam tersebut.

Analisis Singkat BMKG

Dalam keterangan resminya, BMKG merilis data seismik yang menunjukkan parameter gempa. "Gempa Mag:6.4, 05-Agu-26 11:14:04 WIB," tulis BMKG dalam rilis cepatnya. Informasi tersebut menjadi rujukan utama bagi masyarakat pesisir untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Pihak berwenang masih melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan dampak yang mungkin timbul. Mengingat lokasi episentrum yang berada di laut, potensi kerusakan darat umumnya lebih kecil dibandingkan gempa dangkal di daratan. Meski begitu, warga di pesisir utara Sulawesi diimbau untuk tidak panik dan tetap mengikuti arahan dari petugas setempat.

Catatan Redaksi

Informasi mengenai dampak gempa masih sangat terbatas. Kami akan terus memperbarui berita ini apabila terdapat perkembangan baru dari BMKG maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait situasi terkini di lokasi.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler