PARADAPOS.COM - Setelah rangkaian Latihan Terintegrasi Tiga Matra TNI 2026 usai digelar, Tentara Nasional Indonesia (TNI) langsung menggelar bakti sosial dan kesehatan untuk warga Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Kegiatan yang berlangsung di Kampung Kebun Nyiur, Kecamatan Dabo Singkep ini mencakup layanan pengobatan umum hingga pemeriksaan USG, serta penyaluran 636 paket sembako. Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, menegaskan bahwa agenda ini merupakan wujud kepedulian institusi terhadap masyarakat kepulauan.
Bukan sekadar seremoni, kegiatan ini dihadirkan sebagai bagian tak terpisahkan dari latihan yang baru saja tuntas. Ada semacam upaya untuk memastikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya sebatas kekuatan pertahanan, tetapi juga kehadiran sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Letjen TNI Bambang Trisnohadi, saat dikonfirmasi di Lingga pada Rabu, merinci bahwa layanan kesehatan yang diberikan cukup komprehensif. “Bakti kesehatan menghadirkan berbagai layanan, mulai dari pengobatan umum, pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat, pemeriksaan ibu hamil, pemberian vitamin hingga layanan ultrasonografi (USG),” ujarnya.
Pelayanan medis ini tidak berjalan sendiri. Ada kolaborasi erat antara berbagai satuan kesehatan, mulai dari Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah), Balai Pengobatan Lanal Dabo Singkep, Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF), hingga Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga. Sinergi ini memastikan layanan yang diberikan benar-benar optimal bagi warga yang membutuhkan.
Bantuan Sembako untuk Warga Pulau
Di luar layanan medis, ada perhatian khusus pada kebutuhan pangan masyarakat. Sebanyak 636 paket sembako disiapkan untuk disalurkan kepada warga Kampung Kebun Nyiur dan Pulau Lalang. Rinciannya, 500 paket berasal dari Staf Teritorial (Ster) Mabes TNI, sementara 136 paket lainnya merupakan kontribusi dari Lanal Dabo Singkep.
Isi dari setiap paket pun telah disesuaikan dengan kebutuhan pokok harian. “Setiap paket sembako berisi beras premium 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, susu kental manis 370 gram, kopi, teh celup serta lima bungkus mi instan,” tutur Bambang.
Proses penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis. Kaster TNI bersama jajaran pejabat TNI lainnya, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lingga, serta unsur Pemerintah Kabupaten Lingga hadir langsung dalam momen tersebut. Kehadiran para pemimpin daerah ini memberikan sinyal bahwa program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat.
Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lingga, Letjen TNI Bambang Trisnohadi menyampaikan harapannya. Ia berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan dan derajat kesehatan masyarakat di daerah kepulauan. Harapan yang sederhana, namun menyimpan makna besar bagi warga yang tinggal di wilayah yang menuntut akses ekstra.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Mulai Salurkan KJP Plus Tahap I 2026, 707.477 Pelajar Terima Bantuan
Arsenal vs Real Betis: Uji Coba Pramusim di Dublin Jadi Ajang Reuni Hector Bellerin
DIY Sahkan Perda Larangan Konsumsi Daging Anjing
Gubernur Jabar Desak Sanksi Tegas untuk Nakes RSUD Tasikmalaya yang Diduga Rundung Pasien BPJS