Persib Dinilai Belum Tampil Penuh di Piala Presiden, Tujuh Pilar Timnas Dinanti Kembali

- Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:00 WIB
Persib Dinilai Belum Tampil Penuh di Piala Presiden, Tujuh Pilar Timnas Dinanti Kembali

PARADAPOS.COM - Petinggi PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, menyampaikan apresiasi mendalam atas progres positif yang diperlihatkan skuad Maung Bandung selama keikutsertaan mereka dalam turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Keberhasilan melaju mulus hingga babak pamungkas diyakini menjadi indikator kuat bahwa program persiapan yang dimulai sejak pertengahan Juli lalu membuahkan hasil optimal. Sejak sesi latihan perdana digulirkan pada 11 Juli 2026, jajaran pelatih memaksimalkan ajang pramusim ini untuk menggenjot kebugaran fisik, mematangkan strategi taktik, serta membangun chemistry antarpelaku lapangan. Ia mengatakan konsistensi permainan tersebut pada akhirnya mengantar anak asuh Igor Tolic menembus partai puncak.

Di tengah euforia jelang laga final, Umuh Muchtar justru menyoroti potensi besar yang masih tersimpan di dalam skuadnya. Menurutnya, performa Pangeran Biru saat ini belum memperlihatkan kekuatan penuh mereka. Pasalnya, di luar 28 nama yang berjuang keras di Piala Presiden, klub masih menunggu kedatangan tujuh pilar utama yang tengah menunaikan tugas negara bersama Tim Nasional Indonesia.

"Sekarang, tim sudah jauh lebih baik apalagi kami masih punya pemain-pemain yang sekarang lagi memperkuat Timnas Indonesia. Ini bukan takabur, tapi banyak orang memprediksi Persib akan lebih bagus," kata Umuh, dikutip laman resmi Persib Bandung.

Tujuh nama yang dinantikan kepulangannya itu meliputi Sandy Walsh, Eliano Reijnders, Marc Klok, Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, Saddil Ramdani, serta Beckham Putra. Kehadiran mereka nanti diyakini akan menambah kedalaman skuad secara signifikan.

Kedalaman Skuad untuk Agenda Padat

Kombinasi antara pemain yang berlaga di turnamen pramusim dengan para penggawa timnas dinilai menghadirkan komposisi yang memadai. Ini menjadi modal berharga untuk mengarungi jadwal kompetisi domestik maupun agenda internasional yang padat. Umuh pun menegaskan bahwa standar kualitas para pemain yang berlaga di Piala Presiden ini setara dengan mereka yang sedang membela negara.

Pernyataan tersebut muncul di tengah hiruk-pikuk persiapan final yang juga diwarnai keluhan dari kedua kubu pelatih mengenai jadwal pemulihan yang mepet. Meski begitu, optimisme tetap mengemuka dari kubu manajemen, yang melihat turnamen ini sebagai batu loncatan menuju musim yang lebih kompetitif.

Dengan sisa waktu yang ada, fokus utama tim pelatih adalah memastikan seluruh elemen tim berada dalam kondisi prima. Sinkronisasi antara pemain lama dan calon pemain anyar yang akan bergabung menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dirampungkan.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar