LRT Jabodebek Catat 47,1 Juta Penumpang, Ajak Publik Abadikan Momen Lewat Lomba Foto

- Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:50 WIB
LRT Jabodebek Catat 47,1 Juta Penumpang, Ajak Publik Abadikan Momen Lewat Lomba Foto

PARADAPOS.COM - LRT Jabodebek mencatatkan akumulasi 47,1 juta penumpang sejak beroperasi pada 28 Agustus 2023 hingga 8 Oktober 2025, dengan pertumbuhan rata-rata 96.560 pengguna per hari kerja sepanjang 2025. Moda transportasi yang membentang dari Dukuh Atas hingga Harjamukti dan Jatimulya ini tidak hanya menjadi tulang punggung mobilitas warga Jakarta, tetapi juga terintegrasi dengan berbagai moda lain serta dekat dengan pusat perkantoran, hiburan, dan perbelanjaan strategis. Di tengah tren positif tersebut, detikcom bersama LRT Jabodebek mengumumkan penyelenggaraan Lomba Foto LRT dengan total hadiah menarik, yang terbuka untuk publik dengan sejumlah persyaratan teknis dan administratif yang ketat.

Kehadiran LRT Jabodebek memang dirancang bukan sekadar penghubung antarwilayah. Lebih dari itu, moda ini menjadi jawaban atas kemacetan kronis yang selama ini menghantui Ibu Kota. Dengan kapasitas angkut yang besar dan waktu tempuh yang relatif presisi, LRT perlahan mengubah kebiasaan warga yang semula bergantung pada kendaraan pribadi. Suasana di dalam gerbong yang bersih dan ber-AC pun menjadi daya tarik tersendiri, membuat perjalanan harian terasa lebih manusiawi.

Di balik capaian operasional yang impresif, ada ribuan cerita yang terekam setiap harinya—mulai dari raut wajah pekerja yang mengejar waktu, hingga tawa anak sekolah yang duduk bersebelahan. Momen-momen seperti inilah yang coba diabadikan melalui lensa kamera dalam ajang Lomba Foto LRT. Fotografi, dalam konteks ini, bukan hanya soal dokumentasi, melainkan medium untuk menyampaikan pesan tentang dinamika urban yang hidup di atas rel.

Mekanisme dan Ketentuan Teknis Fotografi

Bagi para penggiat fotografi yang ingin berpartisipasi, ada sejumlah aturan main yang perlu dicermati. Proses unggah karya dilakukan melalui laman resmi yang telah disediakan, yaitu detik.com/lombafotolrt. Setiap peserta diperkenankan mengirimkan maksimal tiga buah foto, dengan catatan setiap foto harus diunggah dalam postingan yang berbeda. Orisinalitas metadata wajib dipertahankan, dan caption harus disertakan langsung di dalam metadata file foto tersebut.

Pihak penyelenggara menegaskan larangan tegas terhadap foto yang merupakan hasil kombinasi atau gabungan lebih dari satu gambar (composite/montage). Pengeditan teknis dasar seperti penyesuaian brightness/contrast, dodging/burning, sharpening, dan rotating masih diperbolehkan, selama tidak mengubah keaslian elemen-elemen di dalam foto. Yang perlu digarisbawahi, penambahan atau pengurangan objek secara digital maupun melalui kecerdasan buatan (AI) sama sekali tidak ditoleransi. Setiap karya yang dikirim juga haruslah hasil jepretan sendiri, bukan karya orang lain.

Periode pengambilan foto dibatasi mulai 1 Januari 2026, dengan kewajiban menyertakan tanggal dan lokasi pengambilan pada saat submit. Secara teknis, segala jenis kamera—mulai dari analog, DSLR, mirrorless, drone, hingga kamera ponsel—dapat digunakan, asalkan memenuhi syarat ukuran file yang telah ditentukan. Namun, ada satu hal yang tidak kalah penting: foto harus menghormati norma sosial dan tidak mengandung unsur kekerasan atau pelecehan terhadap SARA.

Menariknya, LRT Jabodebek memberikan jaminan hak cipta bagi para pemenang. Meski foto pemenang dapat digunakan untuk keperluan publikasi nonkomersial, nama fotografer akan tetap dicantumkan sebagai pemegang hak cipta. Adapun penentuan juara 1, 2, dan 3 sepenuhnya berada di tangan Dewan Juri, dan keputusan tersebut bersifat mutlak serta tidak dapat diganggu gugat.

Ketentuan Peserta dan Jadwal Unggah

Dari sisi administratif, lomba ini terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia tanpa dipungut biaya pendaftaran alias gratis. Namun, ada beberapa kewajiban yang harus dipenuhi. Peserta wajib mengunggah karya di akun media sosial masing-masing dengan status akun tidak di-private. Selain itu, peserta harus mengikuti dan menandai akun resmi @lrt_jabodebek, @detikfoto, dan @detikcom pada unggahan tersebut.

Setiap foto yang diunggah wajib diberikan judul dan penjelasan singkat pada kolom caption, serta menyertakan tagar LombaFotoLrtJabodebek2026 dan LRTJabodebekxdetikcom. Panitia menegaskan bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas tuntutan kepemilikan atau hak cipta yang mungkin muncul di kemudian hari. Jika ditemukan pelanggaran ketentuan, panitia berhak menayangkan, mendiskualifikasi, atau menghapus foto peserta tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Ada satu poin yang menarik untuk dicermati. Dengan melakukan submit foto, peserta dianggap telah menyetujui seluruh persyaratan yang berlaku. Lebih lanjut, para pemenang memberikan izin kepada pihak internal LRT Jabodebek untuk mencetak, memiliki, atau menggunakan materi foto tersebut untuk berbagai kepentingan. Adapun jendela waktu unggah karya dibuka mulai tanggal 6 hingga 23 Agustus 2026, dengan batas akhir pengiriman pada pukul 23.59 WIB.

Bagi para pembaca yang selama ini mengabadikan keseharian di stasiun atau momen di dalam kereta, ajang ini bisa menjadi wadah yang tepat untuk menunjukkan kepekaan visual. Terlebih, LRT Jabodebek bukan sekadar moda transportasi—ia adalah ruang publik baru yang penuh karakter dan cerita.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar