PARADAPOS.COM - Petugas pemadam kebakaran mengerahkan satu unit mobil blower untuk menyedot asap dari dalam Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat malam, 7 Agustus 2026. Langkah ini diambil setelah kobaran api yang sempat membesar mulai mengecil dan menyisakan kepulan asap tebal di sejumlah lantai gedung perkantoran tersebut.
Proses pemadaman yang telah berlangsung lebih dari tiga jam itu memasuki babak baru. Berdasarkan pantauan di lokasi, visual dari luar gedung menunjukkan api yang sebelumnya tampak menjilat dinding bangunan kini berganti dengan asap pekat yang keluar dari celah-celah jendela. Situasi ini menuntut petugas untuk mengubah strategi, tidak lagi sekadar memadamkan api, tetapi juga memastikan asap tidak menghambat proses evakuasi dan pencarian.
Penyisiran Lantai dan Perlengkapan Khusus
Di tengah kepulan asap yang masih menyelimuti koridor, regu pemadam terlihat bersiap memasuki bangunan. Mereka mengenakan pakaian pelindung lengkap dengan tabung oksigen yang menempel di punggung. Perlengkapan tersebut bukan tanpa alasan; asap yang tersisa bisa mengandung gas beracun yang membahayakan jika terhirup. Penyisiran dilakukan secara bertahap dari lantai ke lantai, menyusuri ruangan-ruangan yang sebelumnya terdampak api. Fokus utamanya adalah memastikan tidak ada warga atau pegawai yang masih terjebak di dalam gedung.
Kehadiran mobil blower menjadi krusial. Alat ini bekerja dengan menyemburkan udara bertekanan tinggi untuk mendorong asap keluar, sekaligus membantu ventilasi alami di dalam ruangan. Dengan begitu, jarak pandang petugas menjadi lebih jelas dan risiko kekurangan oksigen dapat diminimalisir.
Dukungan Pasokan Air dan Hidran
Operasi pemadaman ini tidak hanya mengandalkan satu unit kendaraan. Sejumlah mobil water tank juga dikerahkan ke lokasi untuk memastikan pasokan air tetap stabil. Air tersebut dialirkan terutama ke mobil pemadam yang dilengkapi tangga hidrolik, yang bertugas menjangkau titik-titik api di lantai atas. Koordinasi antara unit darat dan unit yang bekerja di ketinggian tampak berjalan intensif, mengingat akses air dari hidran umum di sekitar gedung mungkin tidak mencukupi untuk kebutuhan operasi sebesar ini.
Kebakaran ini pertama kali dilaporkan muncul di lantai 11 gedung sekitar pukul 21.30 WIB. Dari titik awal tersebut, api dengan cepat merambat ke lantai enam dan lantai 12 sebelum akhirnya berhasil dilokalisir. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai jumlah korban jiwa maupun luka-luka. Petugas masih fokus pada proses pendinginan menyeluruh dan memastikan tidak ada lagi bara api yang tersembunyi di balik plafon atau dinding bangunan.
Artikel Terkait
32 Calon Paskibraka Belitung Jalani Diklat 14 Hari Jelang HUT ke-81 RI
BNPB Kerahkan Lima Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla di Kalimantan Barat
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir Berhasil Dikendalikan, Petugas Masih Lakukan Pendinginan
Kombes Pol Warsono Resmi Gantikan AKBP Veronica sebagai Kapolresta Batang