PARADAPOS.COM - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tual, Maluku, menggelar pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, bela negara, dan keterampilan kepramukaan bagi 99 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 Kota Tual. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Taruna Bhakti Akademi TNI Tahun 2026 yang melibatkan lima taruna dan seorang perwira pendamping. Komandan Lanal Tual, Kolonel Laut (P) Mochammad Achnaf, menegaskan bahwa program ini adalah kontribusi nyata Akademi TNI dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan disiplin.
Pembinaan Karakter Lewat Praktik Langsung
Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pagi di pesisir Kota Tual, para taruna terlihat berbaur dengan siswa-siswi yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Suasana di Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 terasa berbeda hari itu; alih-alih hanya mendengarkan ceramah di dalam kelas, para siswa justru diajak terjun langsung ke lapangan. Materi yang diberikan pun beragam, mulai dari pembinaan karakter dan kepribadian, Wawasan Nusantara, hingga praktik mendirikan tenda darurat menggunakan ponco.
Menurut Achnaf, pendekatan melalui kegiatan praktik dan interaksi langsung ini dipilih karena dinilai mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Para siswa tidak hanya disuguhi teori, tetapi juga dilatih kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, dan kemandirian. Personel Staf Teritorial Lanal Tual turut mendampingi para taruna dalam setiap sesi, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman.
Dialog dan Motivasi dari Taruna
Salah satu momen yang paling dinanti adalah sesi berbagi pengalaman dan testimoni dari para Taruna Akademi TNI. Dalam suasana yang lebih santai, para siswa berdialog langsung, bertanya tentang kehidupan di akademi, serta mendengar kisah-kisah inspiratif tentang disiplin dan pengabdian. Kegiatan ini diarahkan untuk menumbuhkan motivasi belajar, rasa percaya diri, serta kecintaan terhadap tanah air.
"Yang kita bangun bukan hanya kemampuan siswa dalam mengikuti kegiatan, tetapi juga sikap dan karakter yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Achnaf menilai bahwa dialog semacam ini penting untuk menjembatani aspirasi generasi muda. Dengan melihat langsung sosok taruna yang disiplin dan berdedikasi, para siswa diharapkan memiliki gambaran nyata tentang nilai-nilai yang sedang mereka pelajari. Hal ini dinilai lebih efektif daripada sekadar penyampaian materi satu arah.
Harapan Keberlanjutan Sinergi
Ke depan, Achnaf berharap nilai-nilai yang diperoleh selama pelaksanaan Taruna Bhakti dapat terus diterapkan oleh para siswa. Ia menekankan bahwa sinergi antara TNI, satuan pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya perlu terus dipelihara. Menurutnya, pembinaan karakter tidak boleh berhenti pada satu kegiatan seremonial belaka, melainkan harus berlanjut melalui berbagai program pendidikan yang berkesinambungan.
"Sinergi seperti ini perlu dipelihara agar pembinaan karakter, disiplin, kepemimpinan dan wawasan kebangsaan dapat terus diberikan kepada para siswa secara berkelanjutan," katanya.
Program Taruna Bhakti Akademi TNI Tahun 2026 di Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 Kota Tual ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi 99 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Lebih dari sekadar kegiatan rutin, program ini adalah investasi jangka panjang untuk membentuk generasi muda yang tangguh, percaya diri, dan memiliki semangat kebangsaan dalam menjalani pendidikan.
Artikel Terkait
Menkomdigi Sambut Baik Investasi AI Factory 1 GW di Batang, Disebut yang Terbesar di Asia Tenggara
Bontang Kuala, Kampung Nelayan Terapung Berusia 235 Tahun yang Menolak Mobil
TNBTS Tutup Total Seluruh Akses Gunung Bromo Mulai Sabtu Malam Akibat Kebakaran Hutan di Kaldera
BMKG: Jakarta Cerah Berawan Hari Ini, El Nino 2026 Diprediksi Menguat ke Level Sangat Kuat