Hino Perkenalkan Digitalisasi Inspeksi dan Standarisasi Karoseri untuk Jamin Kualitas Kendaraan Niaga di GIIAS 2026

- Minggu, 09 Agustus 2026 | 02:00 WIB
Hino Perkenalkan Digitalisasi Inspeksi dan Standarisasi Karoseri untuk Jamin Kualitas Kendaraan Niaga di GIIAS 2026

PARADAPOS.COM - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menegaskan komitmennya terhadap kualitas kendaraan niaga melalui digitalisasi proses inspeksi dan standarisasi karoseri. Langkah ini diumumkan dalam diskusi bertajuk "Accelerating Quality & Safety: Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Hino untuk Transportasi Indonesia" di GIIAS 2026. Inovasi utama yang diperkenalkan adalah sistem Digital Pre Delivery Inspection (PDI) yang menggantikan pencatatan manual, serta penguatan Bodymaker Standardization Program yang mengacu pada Body Mounting Manual (BMM) Hino. Kedua program ini dirancang untuk memastikan setiap unit yang diserahkan kepada konsumen telah melalui proses pemeriksaan yang terukur, terdokumentasi, dan sesuai standar keselamatan.

Di sela-sela pameran otomotif tahunan tersebut, Heri Komala, Bodymaker Department Head HMSI, menjelaskan bahwa transformasi digital ini bukan sekadar pergantian alat, melainkan perubahan fundamental dalam cara perusahaan menjaga konsistensi mutu. Menurutnya, kepastian bahwa kendaraan siap pakai sejak hari pertama menjadi faktor krusial yang sering kali luput dari perhatian, padahal ini menentukan pengalaman awal pelanggan dalam mengoperasikan armada mereka.

"Melalui digitalisasi proses inspeksi dan standarisasi bersama karoseri, kami ingin memberikan keyakinan kepada pelanggan bahwa setiap kendaraan Hino telah melalui proses yang terukur, terdokumentasi, dan sesuai standar," ujar Heri Komala dalam diskusi tersebut.

Pernyataan itu menegaskan arah perusahaan yang tidak hanya berfokus pada teknologi mesin, tetapi juga pada keseluruhan ekosistem produksi hingga penyerahan unit. Diskusi yang digelar di GIIAS itu pun menjadi ajang bagi HMSI untuk memaparkan bagaimana dua pilar utama—digitalisasi dan standarisasi—bekerja secara sinergis dalam menjamin kualitas.

Inovasi Digitalisasi PDI

Salah satu perubahan paling signifikan yang diperkenalkan Hino adalah penerapan Digital Pre Delivery Inspection (Digital PDI). Sistem ini menggantikan metode pencatatan konvensional yang selama ini rentan terhadap kesalahan administrasi dan sulit dilacak. Meskipun prinsip dasar pemeriksaannya tetap sama, seluruh proses kini berjalan melalui perangkat digital yang membuat hasil inspeksi menjadi lebih praktis, akurat, dan mudah ditelusuri.

Dengan sistem baru ini, setiap temuan di lapangan langsung tercatat secara real-time. Seluruh hasil inspeksi terdokumentasi secara digital dan tersimpan berbasis cloud, sehingga data tidak mudah hilang. Yang lebih penting, checklist yang digunakan selalu diperbarui mengikuti perkembangan teknologi kendaraan Hino terkini. Hal ini membuat proses pengendalian kualitas menjadi lebih transparan dan konsisten, serta dapat dipantau secara langsung oleh Hino maupun mitra karoseri mereka.

Kehadiran sistem digital ini juga memangkas waktu administrasi yang sebelumnya memakan banyak tenaga. Para teknisi di lapangan kini dapat fokus pada pemeriksaan teknis itu sendiri, sementara data inspeksi otomatis terkirim ke pusat data. Efisiensi ini pada akhirnya mempercepat waktu tunggu konsumen tanpa mengorbankan ketelitian pemeriksaan.

Standarisasi Karoseri

Selain digitalisasi, Hino juga memperkuat program standarisasi bagi mitra karoseri melalui Bodymaker Standardization Program. Program ini mengacu pada Body Mounting Manual (BMM) Hino, sebuah pedoman teknis yang mengatur pembangunan bodi kendaraan agar sesuai dengan spesifikasi chassis yang telah dirancang pabrikan. Standar ini mencakup proses pemasangan bodi, distribusi beban, hingga aspek keselamatan yang harus dipenuhi.

Penerapan standar ini bukan tanpa alasan. Bodi yang tidak sesuai spesifikasi dapat memengaruhi kestabilan kendaraan saat melaju, terutama ketika membawa muatan berat. Oleh karena itu, Hino melakukan pembinaan, audit, dan sertifikasi secara berkala kepada mitra karoseri. Dengan begitu, setiap kendaraan yang keluar dari karoseri memiliki kualitas yang konsisten dan sesuai dengan peruntukannya.

Dody Pramono, Truck & Bus Bodymaker HMSI, menegaskan bahwa pedoman ini menjadi acuan bersama yang tidak bisa ditawar-tawar. "Body Mounting Manual menjadi acuan kami bersama mitra karoseri untuk memastikan setiap kendaraan dibangun sesuai standar Hino. Dengan kualitas yang terjaga secara konsisten, pelanggan dapat mengoperasikan kendaraannya dengan lebih aman, andal, dan produktif," tutup Dody Pramono.

Upaya ini diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan akibat kesalahan teknis pada bodi kendaraan. Lebih jauh lagi, standarisasi ini juga melindungi investasi jangka panjang pelanggan, karena kendaraan yang dibangun sesuai standar cenderung memiliki daya tahan lebih baik dan biaya perawatan yang lebih terprediksi.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar