PARADAPOS.COM - Tiga remaja diamankan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Beji, Kota Depok, Jawa Barat, setelah diduga hendak terlibat aksi tawuran dengan membawa senjata tajam di Jalan Kemiri Jaya, Beji, pada Minggu (9/8) dini hari. Penangkapan bermula dari kecurigaan warga yang mencegat rombongan pemuda bermotor tersebut sekitar pukul 02.00 WIB. Kapolsek Beji, Kompol Antonius, membenarkan peristiwa itu dan menyebut ketiganya kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Beji. Ketiga remaja yang diamankan memiliki inisial MAP (17), BVG (19), dan RAW (16). Dari tangan mereka, petugas menyita satu bilah senjata tajam jenis celurit berwarna hitam dengan gagang kayu yang dililit kain biru. Peristiwa ini menjadi pengingat akan maraknya aksi serupa di wilayah penyangga ibu kota, terutama di kalangan remaja. Kronologi Bermula dari Izin Bermain Peristiwa ini terkuak setelah rangkaian kejadian yang berlangsung beberapa jam sebelumnya. Pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 23.00 WIB, RAW dan BVG menjemput MAP dari kediamannya. Kepada orang tua MAP, keduanya meminta izin dengan dalih hendak bermain bersama teman menggunakan sepeda motor. Setelah berkumpul, ketiganya bergerak menuju Taman Lembah Gurame, Kecamatan Pancoran Mas, Depok. Di lokasi tersebut, mereka bergabung dengan sekitar sepuluh remaja lainnya yang datang mengendarai lima unit sepeda motor. Dari titik kumpul inilah rombongan tersebut kemudian bergerak menuju kawasan Lapangan Hawai. "Tujuan rombongan anak remaja tersebut mengarah ke sekitaran Lapangan Hawai, yakni untuk bertemu dengan lawan dan melakukan aksi tawuran," jelas Antonius dalam keterangannya di Jakarta, Senin. Warga Bertindak Sebelum Terlambat Nahas bagi rombongan tersebut, saat melintas di Jalan Kemiri Jaya RT 07/01, Kelurahan Beji, sekitar pukul 02.00 WIB, gerak-gerik mereka mencurigakan. Warga setempat yang tengah berjaga langsung bertindak cepat dengan menghentikan laju kendaraan mereka. Kecurigaan warga terbukti ketika dilakukan pemeriksaan di tempat. Seorang saksi bernama Maulana Eka Putra menemukan senjata tajam jenis celurit yang disembunyikan di dalam rombongan tersebut. Tanpa menunggu lama, warga segera melaporkan temuan ini dan menyerahkan para remaja beserta barang bukti ke Polsek Beji sekitar pukul 02.45 WIB. "Saat ini ketiga remaja tersebut berikut barang bukti sudah diamankan dan diserahkan ke Unit Reskrim Polsek Beji untuk dilakukan penyelidikan secara intensif," ujar Antonius. Penangkapan ini menambah daftar panjang kasus tawuran yang kerap terjadi di wilayah Depok. Pihak kepolisian pun mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anaknya, terutama di malam hari. Langkah preventif seperti patroli rutin dan penyuluhan ke sekolah-sekolah dinilai penting untuk memutus mata rantai aksi kekerasan yang melibatkan pelajar dan remaja ini.