PARADAPOS.COM - Timnas Mesir memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Australia melalui adu penalti di Stadion AT&T, Arlington, Jumat waktu setempat. Laga sengit yang berakhir 1-1 setelah perpanjangan waktu itu berujung pada kemenangan 4-2 bagi Mesir dalam drama tos-tosan, setelah dua eksekutor Australia, Harry Souttar dan Lucas Harrington, gagal menjalankan tugasnya. Dengan hasil ini, Mesir selanjutnya akan menantang pemenang duel antara Argentina dan Tanjung Verde di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Selasa (7/7) pukul 23.00 WIB.
Jalannya Pertandingan: Gol Cepat dan Balasan Bunuh Diri
Laga baru berjalan 13 menit ketika Mesir berhasil membuka keunggulan. Umpan terukur dari Karim Hafez disambut baik oleh Emam Ashour yang dengan tenang menuntaskannya menjadi gol. Skor 1-0 untuk Mesir bertahan hingga jeda, meskipun Australia sempat mengancam lebih dulu lewat tembakan Cristian Volpato yang masih membentur mistar gawang.
Memasuki babak kedua, Mesir nyaris menggandakan keunggulan. Tendangan Omar Marmoush melesat tipis di samping gawang Australia, membuat para pendukung Mesir di tribun menarik napas lega. Namun, petaka datang pada menit ke-55. Bek Mesir, Mohamed Hany, gagal mengantisipasi bola dengan baik dan justru mencetak gol bunuh diri. Kedudukan pun berubah menjadi 1-1.
Setelah gol penyama, Australia mulai bermain lebih percaya diri. Mesir bukannya tanpa perlawanan. Rami Rabia hampir memastikan kemenangan di waktu normal, tetapi kiper Australia, Patrick Beach, masih sigap menghalau tendangannya. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap imbang. Laga harus dilanjutkan ke babak tambahan.
Babak Tambahan yang Menegangkan dan Drama Penalti
Di babak tambahan pertama, Mesir kembali mendapat peluang emas. Tendangan Mohamed Salah, bintang utama mereka, masih belum menemui sasaran. Memasuki babak tambahan kedua, kedua tim saling jual beli serangan. Kelelahan mulai terlihat, namun gawang masing-masing tetap aman. Tidak ada gol tambahan tercipta, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, tekanan jelas terasa. Dua penendang Australia, Harry Souttar dan Lucas Harrington, gagal melaksanakan tugasnya. Tendangan mereka mampu ditebak oleh kiper Mesir. Sebaliknya, empat eksekutor Mesir sukses menjalankan peran mereka dengan dingin. Skor 4-2 menjadi penutup manis bagi perjuangan panjang Mesir di turnamen ini.
Australia&39;s equaliser takes the game to extra time in Dallas! ????FIFAWorldCup — FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) July 3, 2026
Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan mental skuad asuhan pelatih Mesir. Mereka tidak hanya mengandalkan Mohamed Salah, tetapi juga menunjukkan permainan kolektif yang solid. Australia, yang tampil gigih sepanjang laga, harus mengakui keunggulan lawan dalam momen yang paling krusial.
Dengan tiket ke babak 16 besar sudah di tangan, Mesir kini bersiap menghadapi lawan yang lebih berat. Siapa pun pemenang antara Argentina dan Tanjung Verde, laga nanti dipastikan akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi Mesir di Piala Dunia kali ini.
Artikel Terkait
DTKJ Usulkan Tarif Tunggal Rp5.000 untuk Seluruh Transportasi Umum di Jakarta
KPK: Pengembalian Amplop oleh Menteri Kehutanan Tak Hapus Unsur Pidana
KSP Percepat Pembangunan Fasilitas CNG di Tanjung Enim untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Buka Lapangan Kerja
Argentina Vs Tanjung Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Messi Jadi Andalan Hadapi Kolektivitas Lawan