PARADAPOS.COM - Gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo yang mengguncang Kolombia pada Senin, 10 Agustus 2026, pukul 07.34 waktu setempat, telah menewaskan sedikitnya 111 orang. Pusat gempa berada di Departemen Choco, sekitar 280 kilometer dari ibu kota Bogota, dan getarannya terasa kuat hingga ke sejumlah kota besar seperti Cali, Medellin, Pereira, Manizales, dan Ibague. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui KBRI Bogota memastikan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak dalam kondisi aman. Pemantauan Intensif KBRI Bogota Begitu kabar duka dan kerusakan mulai berdatangan, KBRI Bogota langsung tergerak. Bukan hanya sekadar memantau, tim di lapangan bergerak cepat menjalin komunikasi dengan WNI yang tersebar di berbagai wilayah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keselamatan mereka di tengah situasi yang tidak menentu pasca-guncangan dahsyat tersebut. “KBRI Bogota telah menjalin komunikasi dengan WNI yang berada di sejumlah wilayah terdampak. Berdasarkan pemantauan KBRI Bogota, seluruh WNI di Kolombia dilaporkan dalam kondisi aman,” ujar Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, Selasa 11 Agustus 2026. “KBRI Bogota akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan WNI di wilayah terdampak, termasuk untuk langkah-langkah darurat apabila terjadi gempa susulan,” kata Heni. Respons Tanggap Darurat Pemerintah Kolombia Di tengah duka dan kekhawatiran akan gempa susulan, pemerintah Kolombia tidak tinggal diam. Mekanisme tanggap darurat nasional telah diaktifkan secara penuh. Sebuah Pos Komando Terpadu pun dibentuk sebagai pusat kendali untuk mengoordinasikan proses evakuasi, penyaluran bantuan, serta asesmen kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang paling parah terdampak. Imbauan dan Hotline Darurat untuk WNI Menyikapi kondisi yang masih berpotensi terjadi guncangan susulan, KBRI Bogota mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh WNI. Kewaspadaan tingkat tinggi diminta untuk terus dijaga. WNI diminta untuk patuh terhadap segala arahan dari otoritas setempat dan hanya memantau informasi dari sumber-sumber resmi yang terpercaya. Yang tidak kalah penting, komunikasi dengan KBRI harus selalu terjaga. Dalam keadaan darurat yang membutuhkan bantuan segera, WNI di Kolombia dapat menghubungi Hotline KBRI Bogota melalui nomor 57 301 9061706. Jalur komunikasi ini disiagakan untuk memastikan respons cepat bagi setiap WNI yang membutuhkan pertolongan.
Artikel Terkait
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Keutamaan Membaca Istighfar: Janji Jalan Keluar dari Kesulitan hingga Rezeki Tak Terduga
Gempa M7,4 Guncang Kolombia Barat, Warga Bogota dan Panama City Dievakuasi
Persib Bandung Akui Sanksi FIFA Berakar dari Kasus Robert Alberts pada 2022, Klub Pastikan Persiapan Musim Depan Tetap Jalan