Telkom Luncurkan Connectivity+ di DTI-CX 2026, Targetkan Percepatan Transformasi Digital Bisnis dan Industri

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:50 WIB
Telkom Luncurkan Connectivity+ di DTI-CX 2026, Targetkan Percepatan Transformasi Digital Bisnis dan Industri

PARADAPOS.COM - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui unit solusi digitalnya, Telkom Solution, memperkenalkan layanan terbaru bernama Connectivity dalam ajang Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 yang digelar di Jakarta pada 5–6 Agustus 2026. Layanan ini dirancang sebagai solusi konektivitas berkecepatan tinggi dengan jangkauan luas, menyasar kebutuhan sektor bisnis dan industri di tengah percepatan transformasi digital nasional. Kehadiran Connectivity menegaskan posisi Telkom dalam menjawab tantangan pemerataan akses internet yang selama ini menjadi pekerjaan rumah bersama para penyedia layanan telekomunikasi.

Dalam pameran tersebut, Telkom Solution tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis bagi pelaku usaha. Connectivity dihadirkan bukan sekadar layanan internet cepat, melainkan sebagai infrastruktur penting yang menopang digitalisasi sektor industri, pertumbuhan startup, hingga produktivitas dunia usaha. Lebih dari itu, layanan ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru di berbagai daerah yang selama ini belum tersentuh optimal.

Konektivitas Sebagai Fondasi Transformasi Digital

Di tengah hiruk-pikuk pameran, narasi yang diusung Telkom Solution kali ini terasa lebih dari sekadar promosi produk. Mereka ingin menekankan bahwa konektivitas adalah fondasi utama dari seluruh ekosistem digital. Tanpa jaringan yang andal dan merata, berbagai inovasi seperti komputasi awan, analisis data besar, hingga keamanan siber tidak akan berjalan maksimal. Karena itu, Connectivity dirancang untuk menjadi tulang punggung bagi kebutuhan bisnis yang semakin dinamis.

Vice President Enterprise Marketing & Growth Telkom, Reni Yustiani, hadir langsung di lokasi untuk memaparkan visi perusahaan. Ia menyebut bahwa pemerataan akses jaringan hingga ke pelosok Nusantara tidak bisa berjalan sendiri. Upaya tersebut, menurutnya, harus diiringi dengan solusi digital yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan pasar di masing-masing wilayah.

"Jaringan TelkomGroup tersebar luas di darat, laut dan udara. Dari fiber optic, BTS, kabel laut, hingga satelit dihadirkan untuk membantu percepatan proses transformasi digital nasional. Karena fondasi utama dari transformasi digital adalah konektivitas yang memadai dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Reni di sela-sela acara.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Telkom tidak hanya berbicara tentang kecepatan, tetapi juga tentang jangkauan dan inklusivitas. Di lapangan, tantangan yang dihadapi memang tidak sederhana. Kondisi geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan membuat pembangunan infrastruktur digital menjadi pekerjaan yang kompleks. Namun, dengan kombinasi infrastruktur darat, laut, dan udara, TelkomGroup mengklaim memiliki cakupan jaringan terluas di Indonesia.

Lebih dari Sekadar Koneksi

Yang menarik dari Connectivity adalah pendekatannya yang tidak berhenti pada penyediaan akses internet. Layanan ini merupakan bagian dari kapabilitas Telkom Solution yang lebih besar, mencakup solusi terintegrasi yang mengedepankan pengalaman pelanggan. Setiap layanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik pelanggan, baik itu perusahaan besar, instansi pemerintah, maupun pelaku usaha kecil dan menengah.

Didukung oleh pengalaman puluhan tahun di industri telekomunikasi, Telkom Solution menghadirkan layanan end-to-end. Portofolio mereka tidak hanya berhenti pada infrastruktur digital, tetapi juga merambah ke layanan cloud computing, big data, hingga keamanan siber. Kapabilitas ini menjadi nilai tambah yang memperkuat posisi mereka sebagai penyedia solusi digital yang menyeluruh, bukan sekadar penyedia sambungan internet.

Di sela-sela pameran, terlihat antusiasme pengunjung yang mencoba berbagai demonstrasi layanan. Beberapa perwakilan perusahaan tampak serius berdiskusi dengan tim Telkom Solution mengenai kebutuhan spesifik mereka. Suasana ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan solusi digital yang terintegrasi memang sedang tinggi, terutama di tengah dorongan percepatan transformasi di berbagai sektor.

Reni menambahkan bahwa pihaknya terus membuka kolaborasi dengan berbagai pihak. Baginya, mewujudkan pemerataan akses digital yang inklusif bukanlah tugas yang bisa dilakukan sendiri. Butuh sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi inilah, TelkomGroup berharap dapat mempercepat lahirnya ekosistem digital yang sehat dan merata di seluruh penjuru negeri.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar