Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Meluas, 72 Hektare Gambut di Rohil dan Bengkalis Hangus

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:25 WIB
Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Meluas, 72 Hektare Gambut di Rohil dan Bengkalis Hangus

PARADAPOS.COM - Manggala Agni Daerah Operasi Dumai, Provinsi Riau, masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda dua kabupaten sekaligus. Berdasarkan laporan terbaru yang diterima di Pekanbaru pada Selasa, 11 Agustus 2026, total lahan yang terbakar mencapai 72 hektare yang tersebar di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan Bengkalis. Kepala Daops Manggala Agni Dumai, Alfarizi, menyebutkan kebakaran terluas terjadi di Kepenghuluan Pasir Limau Kapas, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rohil, dengan luasan mencapai 50 hektare. Lahan yang terbakar merupakan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dengan vegetasi dominan sawit dan semak belukar di atas tanah gambut. Titik Api di Rohil dan Upaya Pembasahan Lahan Gambut Proses pemadaman di lokasi Rohil ini bukan perkara mudah. Alfarizi menjelaskan bahwa timnya menghadapi sejumlah kendala signifikan di lapangan. "Kebakaran berada di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Kendalanya angin kencang, bahan bakar banyak dan kering, dan sumber air cukup jauh untuk beberapa titik api," katanya dalam keterangan resmi. Kondisi angin yang kencang membuat api mudah berpindah dan menyulut area baru yang belum terbakar. Material gambut yang kering serta tumpukan semak belukar menjadi bahan bakar yang sempurna bagi kobaran api. Tidak hanya itu, jarak tempuh menuju sumber air yang jauh memaksa petugas untuk bekerja ekstra memutar armada dan selang pemadam. Untuk mempercepat penanganan, Manggala Agni tidak bergerak sendiri. Bantuan datang dari berbagai unsur, mulai dari Daops Labuhanbatu, Sumatra Utara, hingga personel gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga sekitar. Kerja sama ini menjadi kunci untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses. Kebakaran di Bengkalis: Tiga Lokasi Berbeda Selain Rohil, Daops Dumai juga memfokuskan diri pada dua titik kebakaran di Kabupaten Bengkalis. Lokasi pertama berada di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, dengan luas lahan terbakar sekitar 10 hektare. Vegetasi yang terbakar didominasi ilalang, semak belukar, dan sawit di atas tanah gambut. "Fungsi kawasan juga HPT, dengan pemadaman juga dibantu oleh BPBD, TNI, Polri, MPA, dan masyarakat. Saat ini kondisi mulai kondusif," ujarnya. Meski demikian, tim tetap melakukan pendinginan untuk mencegah api muncul kembali dari bara di dalam tanah. Lokasi ketiga masih di Bengkalis, tepatnya di Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir. Luas kebakaran di sini tercatat 12 hektare dengan jenis vegetasi pakisan, semak belukar, dan sawit. Tantangan serupa kembali dihadapi petugas di lokasi ini. "Kendala angin kencang, bahan bakar banyak dan kering. Tim pemadaman dua tim dari Manggala Agni Daops Dumai, BPBD, TNI, Polri, MPA, dan masyarakat," tuturnya. Luas Kebakaran di Pelalawan dan Inhu Penanganan karhutla di Riau ternyata tidak hanya terpusat di dua kabupaten tersebut. Manggala Agni juga menangani kebakaran di Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hulu (Inhu). Di Pelalawan, luas lahan yang terbakar mencapai 64 hektare, sementara di Inhu tercatat 50 hektare. Penanganan di lokasi-lokasi ini masih terus dilakukan secara paralel untuk memastikan api tidak meluas ke area permukiman atau perkebunan warga.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar