KRL Yogyakarta-Solo Palur Layani 15 Perjalanan per Hari dengan Tarif Flat Rp8 Ribu, Simak Jadwal Lengkapnya

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:25 WIB
KRL Yogyakarta-Solo Palur Layani 15 Perjalanan per Hari dengan Tarif Flat Rp8 Ribu, Simak Jadwal Lengkapnya

PARADAPOS.COM - KRL rute Yogyakarta (Tugu)–Solo (Palur) masih menjadi tulang punggung mobilitas warga dan wisatawan yang melintasi dua kota budaya tersebut, terutama saat akhir pekan. Dengan tarif flat Rp8 ribu untuk sekali perjalanan, moda ini menawarkan alternatif transportasi yang ekonomis dan praktis. Pada Rabu, 12 Agustus, layanan ini berhenti di 13 stasiun yang membentang dari wilayah Yogyakarta hingga Jawa Tengah, dengan total 15 jadwal keberangkatan per hari dari masing-masing stasiun. Rute dan Stasiun yang Dilewati Perjalanan kereta rel listrik ini menghubungkan titik-titik strategis di dua provinsi. Di sisi Yogyakarta, KRL melayani Stasiun Tugu, Lempuyangan, dan Maguwoharjo. Adapun di area Jawa Tengah, perhentian meliputi Stasiun Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, Solo Balapan, Solo Jebres, dan berakhir di Stasiun Palur. Rentang waktu tempuh antarstasiun bervariasi, dengan frekuensi yang cukup padat mulai dari pagi buta hingga menjelang tengah malam. Jadwal Lengkap Keberangkatan KRL Berikut rincian waktu keberangkatan dari masing-masing stasiun pada Rabu, 12 Agustus. Semua waktu tercantum dalam Waktu Indonesia Barat (WIB). 1. Stasiun Tugu Yogyakarta Keberangkatan pertama dimulai pukul 05.05 WIB, disusul secara bertahap hingga jadwal terakhir pukul 22.35 WIB. Total ada 15 perjalanan yang tersebar sepanjang hari, dengan interval yang cukup teratur di jam sibuk pagi dan sore. 2. Stasiun Lempuyangan Stasiun ini menjadi perhentian kedua setelah Tugu. Jadwalnya bergeser sekitar lima menit dari stasiun sebelumnya, dimulai pukul 05.10 WIB dan berakhir pada 22.40 WIB. Pola waktunya mengikuti ritme yang sama dengan stasiun awal. 3. Stasiun Maguwo Melayani kawasan sekitar Bandara Adisutjipto, stasiun ini memiliki jadwal yang dimulai pukul 05.17 WIB. Keberangkatan terakhir dijadwalkan pada 22.47 WIB. Waktu tunggu antar perjalanan berkisar antara 10 hingga 15 menit. 4. Stasiun Brambanan Memasuki wilayah Jawa Tengah, Stasiun Brambanan menjadi pintu gerbang menuju Candi Prambanan. Kereta pertama tiba dan berangkat pukul 05.26 WIB, sementara jadwal pamungkasnya pada 22.58 WIB. 5. Stasiun Srowot Perjalanan dari Brambanan menuju Srowot memakan waktu sekitar tujuh menit. Stasiun ini melayani penumpang mulai pukul 05.33 WIB hingga 23.03 WIB. 6. Stasiun Klaten Sebagai salah satu stasiun tersibuk di jalur ini, Klaten memiliki jadwal yang dimulai pukul 05.40 WIB. Keberangkatan terakhir dijadwalkan pukul 23.10 WIB, memberikan fleksibilitas bagi penumpang yang pulang larut. 7. Stasiun Ceper Stasiun ini mulai beroperasi pukul 05.56 WIB. Menariknya, jadwal dari Ceper hampir bersamaan dengan Stasiun Delanggu, dengan selisih waktu yang sangat tipis. 8. Stasiun Delanggu Keberangkatan pertama dari Delanggu tercatat pukul 05.56 WIB, nyaris bersamaan dengan Ceper. Jadwal terakhirnya di hari itu adalah pukul 23.29 WIB. 9. Stasiun Gawok Stasiun ini melayani perjalanan mulai pukul 06.03 WIB. Pola jadwalnya sedikit berbeda dengan jeda yang lebih panjang di siang hari, namun kembali padat menjelang sore. 10. Stasiun Purwosari Memasuki Kota Solo, Purwosari menjadi stasiun penting bagi penumpang yang menuju pusat kota. Kereta pertama berangkat pukul 06.11 WIB dan terakhir pada 23.41 WIB. 11. Stasiun Solo Balapan Stasiun utama di Solo ini memiliki jadwal yang dimulai pukul 06.16 WIB. Dengan lokasi yang terintegrasi dengan layanan kereta jarak jauh, stasiun ini menjadi titik transit yang ramai. 12. Stasiun Solo Jebres Perjalanan dilanjutkan ke Jebres mulai pukul 06.21 WIB. Stasiun ini melayani kawasan timur Solo dan sekitarnya. 13. Stasiun Palur Sebagai titik akhir, Palur menerima kedatangan kereta pertama pukul 06.26 WIB. Jadwal terakhir dari stasiun ini adalah tepat tengah malam, pukul 00.00 WIB, menjadi pilihan bagi penumpang yang membutuhkan perjalanan larut malam. Imbauan untuk Penumpang Bagi calon penumpang, ada baiknya tiba di stasiun lebih awal dari jadwal keberangkatan. Hal ini memberikan ruang waktu yang cukup untuk proses pembelian tiket, pemeriksaan, dan naik ke peron tanpa tergesa-gesa. Selain itu, penting untuk memantau pembaruan informasi melalui aplikasi KAI Access. Jadwal kereta bisa saja mengalami penyesuaian, terutama saat akhir pekan atau masa liburan panjang. Dengan memantau aplikasi secara berkala, penumpang dapat mengantisipasi perubahan yang mungkin terjadi dan merencanakan perjalanan dengan lebih baik. Perlu dicatat juga bahwa tarif flat Rp8 ribu berlaku untuk semua jarak tempuh, baik dari stasiun terdekat maupun terjauh. Kebijakan ini menjadikan KRL sebagai pilihan yang sangat ekonomis, terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan rutin atau wisata hemat ke dua kota budaya tersebut.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler