PARADAPOS.COM - Inarasati, yang lebih dikenal sebagai Inara Rusli, kembali menjadi sorotan publik setelah mengunggah foto berhijab cadar, memicu beragam reaksi mulai dari pujian hingga komentar pedas warganet. Di tengah hiruk pikuk tersebut, suami sirinya, Insanul Fahmi, justru memilih untuk menyikapi dengan tenang. Ia mengaku sengaja membatasi diri dari media sosial dan lebih memilih fokus pada pengembangan diri serta pemulihan kondisi ekonomi. Pria berusia 26 tahun itu juga tengah menyiapkan sebuah proyek baru yang bertujuan membantu netizen mencari penghasilan tambahan.
Keputusan Inara Rusli untuk kembali mengenakan cadar memang langsung memicu perbincangan hangat di linimasa. Beberapa pihak mengapresiasi langkahnya sebagai bentuk peningkatan keimanan, namun tak sedikit pula warganet yang melontarkan sindiran tajam. Di tengah gempuran komentar tersebut, sosok Insanul Fahmi justru menjadi perhatian karena sikapnya yang berbeda.
Sikap Tenang di Tengah Badai Komentar
Alih-alih ikut berkomentar, Insanul Fahmi justru mengaku tidak terlalu mengikuti perkembangan kabar mantan istrinya itu. Ia menegaskan bahwa dirinya sedang dalam fase untuk menjauhkan diri dari keramaian dunia maya. Pria yang juga mantan suami dari Wardatina Mawa ini menyebut bahwa saat ini ia lebih betah menyendiri dan fokus pada hal-hal yang dianggapnya lebih bermanfaat.
"Nggak tahu ya, aku jarang ngikutin sih ya. Aku jarang buka sosmed soalnya. Untuk sekarang ini kita nggak usah bahas ke situ dulu ya," ujarnya saat ditemui belum lama ini.
Kelelahan akan drama netizen menjadi alasan utama di balik keputusannya untuk membatasi penggunaan media sosial. Ia merasa energi dan waktunya akan lebih berharga jika dialihkan untuk kegiatan yang lebih produktif. Baginya, terlalu larut dalam komentar orang lain hanya akan membuang waktu dan tidak menghasilkan sesuatu yang nyata.
Fokus pada Proyek Baru yang Lebih Produktif
Di sela kesibukannya, Insanul Fahmi mengaku tengah disibukkan dengan persiapan sebuah proyek baru. Pria yang juga berstatus sebagai ayah satu anak ini memiliki misi yang cukup menarik, yaitu membantu para netizen agar bisa meraup penghasilan dari aktivitas mereka di dunia maya. Ia ingin mengubah kebiasaan masyarakat dari sekadar penikmat konten menjadi kreator yang produktif.
"Sekarang lagi fokus gimana ngebangun yang ada, existing. Jadi nggak terlalu mau ngurusin orang lain, maksudnya kayak netizen-netizen atau apapun," imbuhnya.
Gagasan ini muncul dari keprihatinannya melihat banyak orang yang menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk berselancar di media sosial tanpa mendapatkan manfaat ekonomi. Melalui proyek yang sedang dirancangnya, ia berharap bisa memberikan solusi nyata bagi mereka yang ingin memanfaatkan waktu luangnya untuk menghasilkan uang tanpa perlu modal besar.
"Yang aku harapin justru gimana caranya produk atau project yang aku buat bisa bermanfaat buat netizen gitu. Kalau aku pikirannya gimana caranya netizen bisa sosmed-an tapi menghasilkan gitu," jelas Insanul.
Langkah Insanul ini dinilai sebagai respons yang dewasa di tengah situasi yang berpotensi memanas. Dengan memilih fokus pada hal-hal yang konstruktif, ia menunjukkan bahwa ada cara yang lebih baik untuk merespons komentar negatif, yaitu dengan membuktikan diri melalui karya dan pencapaian nyata.
Artikel Terkait
KPK Pastikan Status Mahasiswa Baru Unsoed Tak Terdampak Kasus Dugaan Pemerasan
KJRI Houston Putar Perdana Film Animasi Jumbo untuk Rayakan HUT ke-81 RI
Polisi Tembus Tujuh Titik Terisolir di NTT Usai Gempa, Distribusi Bantuan Terhambat Medan Ekstrem
Manchester United Sepakati Transfer Carlos Baleba dari Brighton Senilai Rp1,5 Triliun