Truk Tersangkut di JPO Kramat Jati, Gubernur Pramono Minta OPD Turun Cek Potensi Pelanggaran

- Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:25 WIB
Truk Tersangkut di JPO Kramat Jati, Gubernur Pramono Minta OPD Turun Cek Potensi Pelanggaran

PARADAPOS.COM - Sebuah truk bertonase besar tersangkut di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Minggu pagi, 16 Agustus 2026. Peristiwa ini sempat menghentikan laju kendaraan roda empat di lokasi dan langsung memicu respons cepat dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang meminta jajarannya mengecek potensi pelanggaran di lapangan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan arus lalu lintas berangsur normal setelah proses evakuasi rampung dilakukan.

Kejadian bermula ketika bagian atas bak truk yang melintas menghantam struktur bawah JPO. Benturan tersebut membuat kendaraan berhenti total di tengah jalan, memaksa pengendara roda empat mencari jalur alternatif. Sementara itu, para pengendara sepeda motor masih bisa menyelinap lewat celah sempit di sekitar truk, menambah riuh suasana pagi itu di kawasan Kramat Jati.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak ke titik kejadian. Mereka tidak hanya mengatur arus lalu lintas yang sempat kusut, tetapi juga mengoordinasikan proses evakuasi truk. Setelah kendaraan berhasil dipindahkan, kemacetan berangsur mencair dan kondisi jalan kembali normal. Polisi juga memastikan tidak ada kerusakan struktural yang dialami JPO Kramat Jati akibat insiden tersebut.

Respons Cepat Gubernur

Kabar ini pun sampai ke meja Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Ia langsung menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk turun ke lapangan. Bukan sekadar memastikan situasi, pengecekan ini diarahkan untuk mengusut tuntas akar masalah dan menilai apakah ada unsur kelalaian dari pengemudi atau pihak lain yang bertanggung jawab.

Pramono menegaskan bahwa dirinya tidak akan main-main dalam menangani kasus ini. Ia berjanji akan menerapkan prinsip yang sama seperti penanganan insiden truk tersangkut di JPO Tendean yang sempat menjadi sorotan publik. Konsistensi penegakan aturan menjadi kunci dalam setiap kejadian serupa di ibu kota.

"Yang pertama, untuk truk tentunya kami memperlakukan yang sama. Apakah yang terjadi di Tendean dan juga waktu yang terjadi… Saya akan segera minta kepada OPD terkait untuk melakukan pengecekan itu," ujar Pramono di sela kegiatannya.

Lebih lanjut, hasil pengecekan di lapangan nantinya akan menjadi dasar penentuan langkah hukum. Jika ditemukan bukti pelanggaran, Pemprov DKI Jakarta memastikan akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen menjaga keselamatan infrastruktur publik dan ketertiban berlalu lintas.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar