Isyana Sarasvati Cetak Sejarah di Pentaport Rock Festival 2026, Panggung Korea Selatan Bergemuruh

- Senin, 17 Agustus 2026 | 07:27 WIB
Isyana Sarasvati Cetak Sejarah di Pentaport Rock Festival 2026, Panggung Korea Selatan Bergemuruh

PARADAPOS.COM - Penampilan Isyana Sarasvati di Incheon Pentaport Rock Festival 2026, Korea Selatan, sukses menggetarkan panggung dan mengundang decak kagum. Aksi panggungnya yang memadukan rock progresif, neoklasik, dan teatrikal berhasil memicu fenomena circle pit di antara penonton lokal. Momen ini menjadi sorotan utama di media sosial, sekaligus menegaskan posisinya sebagai musisi Indonesia yang diakui di kancah internasional. Isyana sendiri mengaku bangga dapat membawa identitas Indonesia ke salah satu festival musik rock terbesar di Asia. Lebih dari Sekadar Panggung: Sebuah Kebanggaan Identitas Bukan hal yang mudah untuk tampil di hadapan penonton yang mungkin belum familiar dengan karya kita. Namun, Isyana berhasil membalikkan tantangan itu menjadi sebuah kemenangan. Ia tampil membawa materi andalan seperti "IL SOGNO", "UNLOCK THE KEY", dan "BURN" yang merupakan kolaborasinya dengan Widi, mantan vokalis DeadSquad. Energi yang dia keluarkan dari atas panggung terasa membara, bahkan berhasil mengubah area penonton menjadi arena circle pit yang liar. Kebanggaan itu terasa semakin dalam, bahkan sejak sebelum ia menginjakkan kaki di panggung. Momen saat proses soundcheck menjadi salah satu yang paling membekas di ingatannya. > "Iya dong. Aku waktu kemarin terakhir kan ke Korea tuh. Itu pada saat kita soundcheck itu kan kita ditulis kayak Isyana Sarasvati soundcheck 14 menit terus tanda kurung Indonesia, kayak 'ya ampun aku mewakili Indonesia lho di acara ini gitu', itu pasti jadi sebuah kehormatan gitu dan bangga banget sih rasanya," ujar Isyana kepada awak media. Musik sebagai Bahasa Universal Lebih dari sekadar apresiasi, respons hangat penonton Korea Selatan telah memperkuat keyakinan Isyana tentang kekuatan musik. Ia melihat sendiri bagaimana karya yang ia ciptakan dengan bahasa dan genre tertentu tetap bisa menyentuh hati orang-orang dari latar belakang yang berbeda. Pengalaman ini seolah menjadi pembuktian nyata bahwa musik memang bahasa universal. > "Apalagi pada saat manggungnya kita benar-benar membawa identitas diri kita dalam karya kita dan diapresiasi sebesar itu, diapresiasi dengan sangat luar biasa, itu benar-benar rasanya kayak 'Wow ternyata meningkatkan kembali sih kayak kepercayaan aku bahwa musik itu memang universal ya'," ungkap Isyana. > "Kayak musik itu apa pun genrenya, mau seperti apa bentuk dan bahasanya, pada saat rasanya sampai dan kita bisa connect sama penontonnya ya akan sampai. Mau itu siapa pun di mana pun, backgroundnya apa pun begitu," lanjutnya. Salah Satu Penampilan Terbaik di 2026 Sambutan luar biasa dari penonton Pentaport ternyata meninggalkan kesan yang sangat mendalam. Isyana bahkan dengan tegas menyebut penampilannya di Korea Selatan ini sebagai salah satu yang terbaik yang pernah ia alami sepanjang tahun 2026. Pernyataan ini pun ia bagikan juga di akun Instagram pribadinya, menyebut energi penonton sebagai "one of the best crowds I've had this year". > "Kalau ngomongnya 2026, itu aku bisa bilang salah satu energi penonton terbaik sih aku manggung. Ya. Karena mereka benar-benar dari depan sampai barisan belakang itu apresiasinya sih aku sampai nggak nyangka ya sebenarnya," tutur Isyana. Menurut Isyana, pengalaman ini terasa semakin spesial karena ia tampil dengan membawa karya orisinalnya sendiri. Ia merasa bangga karena karya-karya autentiknya, yang mungkin belum dikenal banyak orang, justru mendapatkan respons yang sangat proaktif. > "Karena kan aku di situ menjadi diriku sendiri, membawa karya-karyaku yang autentik dan semua repertoar-repertoar originalku. Banyak banget yang mungkin memang juga nggak tahu aku siapa tapi ternyata responnya seseru dan seproaktif itu ya," ungkapnya. > "Rasanya gimana ya kayak 'Wah gila terapresiasi banget sih'," tutup Isyana Sarasvati. Melanjutkan Rangkaian Asia Tour 2026 Penampilan spektakuler di Incheon ini hanyalah bagian awal dari perjalanan panjang Isyana di Asia Tour 2026. Setelah sukses menyapa penggemar di Korea Selatan, ia dijadwalkan untuk menjadi salah satu headliner di LaLaLa Festival 2026 di Manila, Filipina, pada 21 Agustus 2026. Perjalanan tur ini kemudian akan berlanjut dan ditutup dengan penampilannya di Fireball Fest di Taoyuan, Taiwan, pada 14 November 2026 mendatang.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler