Pria Tanpa Busana Diduga ODGJ Diamankan Usai Amuk Pengendara di Lenteng Agung

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 05:25 WIB
Pria Tanpa Busana Diduga ODGJ Diamankan Usai Amuk Pengendara di Lenteng Agung

Jakarta - PARADAPOS.COM - Seorang pria tanpa busana berinisial J diamankan polisi setelah mengamuk dan memukuli sejumlah pengendara motor di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (18/8) malam. Pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) ini kini menjalani pemeriksaan di Polsek Jagakarsa. Aksi yang terekam kamera amatir dan viral di media sosial itu sempat membuat geger warga sekitar Stasiun Lenteng Agung.

Peristiwa itu bermula ketika J tiba-tiba muncul di tengah jalan tanpa mengenakan sehelai pakaian pun. Dengan selembar triplek, ia menghadang dan memukuli pengendara yang kebetulan melintas. Seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban pertama yang terlihat dalam rekaman; ia dipukul hingga terjatuh dari motornya dan tak berdaya. Meski korban sudah tidak bisa melawan, pelaku terus memukulinya dengan triplek hingga korban disebut pingsan.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, membenarkan bahwa pelaku telah diamankan. "Sudah diamankan tadi pagi di rumahnya," katanya kepada wartawan, Rabu (19/8/2026). Namun, proses penangkapan tidak berjalan mulus. Nurma mengungkapkan bahwa pihaknya sempat kesulitan karena pelaku menolak untuk dibawa. "Tadi pagi kita datangi rumahnya, tapi alot nggak mau dia dibawa," imbuhnya. Meski demikian, berkat koordinasi sejumlah petugas, J akhirnya berhasil dibawa ke Mapolsek Jagakarsa untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Diperiksa di polsek," ucapnya singkat.

Rekaman Amatir yang Viral

Video amatir yang merekam kejadian ini beredar luas di media sosial. Dalam tayangan yang tersebar, terlihat jelas aksi brutal J yang berlarian di tengah jalan. Ia tidak hanya menargetkan pengemudi ojol, tetapi juga pengendara motor lain yang kebetulan lewat. Pelaku dengan sigap menghadang korban dan langsung memukulnya dengan triplek hingga korban terpental ke aspal.

Suasana di lokasi kejadian sempat mencekam. Teriakan pelaku yang berbunyi "Bunuh...bunuh," terdengar dalam rekaman, menambah ketegangan. Beberapa warga yang berada di lokasi sempat mencoba untuk mengamankan pelaku, namun J justru berlari-lari di tengah jalan, membuat upaya tersebut menjadi sulit. Hingga akhirnya, pada Rabu pagi, polisi berhasil menjemput paksa pelaku dari kediamannya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap J untuk mengetahui kondisi kejiwaannya dan motif di balik aksinya. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya peran serta masyarakat dalam melaporkan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar, terutama yang melibatkan orang dengan gangguan jiwa.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler