Banjir Jakarta Selatan Lumpuhkan Pasar Warung Buncit dan Sekitarnya
Hujan deras yang mengguyur kawasan Jakarta Selatan pada Kamis (30/10/2025) sore menyebabkan banjir parah di sejumlah titik. Kawasan Pasar Warung Buncit menjadi salah satu lokasi paling terdampak, dengan ketinggian air mencapai setinggi perut orang dewasa.
Dampak Banjir di Pasar Warung Buncit dan Jalan Sekitarnya
Banjir di Pasar Warung Buncit mulai terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan semakin parah pada pukul 17.00 WIB. Genangan air tidak hanya melumpuhkan aktivitas perdagangan di pasar, tetapi juga menyebabkan penutupan ruko-ruko di sekitarnya. Kawasan Jalan Kemang Utara IX, Jalan Duren Bangka, dan Jalan Kemang Utara juga ikut terendam, mengakibatkan aktivitas masyarakat terhambat total.
Penyebab Banjir di Kelurahan Bangka
Banjir di Kelurahan Bangka, Jakarta Selatan ini disebabkan oleh dua faktor utama: intensitas hujan yang sangat deras dan luapan air dari Kali Mampang. Kombinasi kedua faktor ini membuat sistem drainase tidak mampu menampung volume air yang datang, sehingga jalanan tergenang dengan cepat.
Dampak pada Lalu Lintas dan Respons Warga
Arus lalu lintas di kawasan Mampang menuju Kemang lumpuh total akibat banjir. Petugas PPSU dan warga setempat menutup akses jalan untuk kendaraan. Meskipun beberapa pengendara mencoba menerobos genangan, banyak yang akhirnya memilih untuk berbalik arah atau menunggu hingga air surut. Uniknya, sebagian warga memilih bertahan di rumah mereka karena banjir di daerah ini dikenal cepat surut, sementara anak-anak terlihat bermain di genangan air.
Keterangan Resmi dari Petugas PPSU
Ikhsan, anggota PPSU Kelurahan Bangka, mengonfirmasi bahwa genangan air sudah terjadi sejak pukul 15.00 WIB. Menurutnya, lokasi terdampak meliputi Jalan Duren Bangka (dekat jembatan dan kantor Kelurahan Bangka) serta kawasan Pasar Warung Buncit. "Ini karena luapan dari Kali Mampang," jelas Ikhsan di lokasi kejadian.
Artikel Terkait
World Boxing Resmi Cabut Sanksi, Petinju Rusia Kembali Berlaga dengan Bendera Nasional
UI Resmi Ubah Program Pendidikan Vokasi menjadi Sekolah Vokasi
Kapolri Rotasi Sejumlah Perwira Tinggi, Wakapolda Sumut Brigjen Sonny Irawan Dimutasi ke Lemdiklat
Bulog Wajibkan Sertifikasi Penggilingan Padi Mitra pada 2027 demi Jamin Kualitas Beras