Keputusan pemecatan itu memicu kemarahan banyak penggemar sepak bola nasional yang menganggapnya sebagai langkah terburu-buru.
Meski demikian, Erick Thohir tetap pada pendiriannya dan menegaskan bahwa perubahan tersebut merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh PSSI.
3. Polemik Wasit dan Hubungan dengan AFC-FIFA
Selama masa kepemimpinannya di PSSI, Erick Thohir juga kerap mengajukan protes resmi kepada AFC dan FIFA terkait keputusan wasit.
Beberapa keputusan wasit dinilai merugikan Timnas Indonesia dalam laga-laga penting di kancah internasional.
Langkah protes tersebut menuai pro dan kontra di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air karena dianggap bisa merusak hubungan diplomatis dengan federasi internasional.
Meski begitu, Erick menilai sikap itu penting sebagai upaya membela kehormatan dan kepentingan Timnas Indonesia.
4. Isu Integritas dan Tata Kelola Kompetisi
Isu soal integritas dan tata kelola juga sempat membayangi masa kepemimpinan Erick Thohir di PSSI.
Dugaan pengaturan skor di Liga 4 menjadi salah satu kasus yang mencoreng citra sepak bola nasional kala itu.
Erick menegaskan komitmennya untuk membersihkan praktik-praktik curang yang merusak integritas kompetisi sepak bola Indonesia.
Meski berbagai upaya dilakukan, banyak pihak menilai perbaikan sistemik masih jauh dari kata tuntas di era kepemimpinannya.
Kini, publik menanti apakah Erick Thohir dapat mengemban tugas barunya sebagai Menpora tanpa mengulangi berbagai kontroversi yang sempat mencoreng reputasinya di PSSI.
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno: Pertemuan Malam Hari di Kertanegara Diungkap
Gatot Nurmantyo Kritik Kapolri: Analisis Hukum Dampaknya bagi Institusi Polri
Kritik Jokowi: Ingkar Janji Pulang Kampung, Pilih Dukung PSI Mati-Matian
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Malam dengan Tokoh Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Negara