“Apabila mengatakan ini tidak jujur UGM, anda sudah masuk tuduhan, memfitnah UGM. Ini baru aduannya, bisa naik. Yang menggugat bukan cuma Jokowi, bisa juga UGM,” ujarnya lagi.
Profil Singkat Kiai Syarif Rahmat
Kiai Syarif Rahmat dikenal sebagai penceramah di salah satu televisi swasta.
Ia memiliki gaya unik dalam berdakwah, kerap tampil mengenakan baju adat Jawa dan blangkon yang mencolok.
Lahir di Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Kiai Syarif merupakan lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta, tempat ia meraih gelar sarjana Al-Qur’an (SQ).
Pendidikan pascasarjananya dilanjutkan di Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, kemudian meraih gelar magister di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Tak hanya itu, Kiai Syarif juga merupakan seorang Hafidz Qur’an yang aktif mengajar di Fakultas Syariah PTIQ.
Ia masuk dalam daftar 200 mubalig yang direkomendasikan oleh Kementerian Agama, serta aktif sebagai pengurus MUI DKI Jakarta dan pusat.
Ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Da’i Media Nusantara (IDAMAN) dan menjadi pengasuh Pondok Pesantren Ummul Qura di Pondok Cabe serta Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga (Padasuka).
Sosoknya tak jarang juga ikut bersuara dalam berbagai isu nasional.
Salah satunya ketika ia membela Gus Miftah dalam kontroversi video penjual es teh.
Menurutnya, ucapan Gus Miftah hanya candaan, dan yang bersangkutan, Sunhaji, tidak merasa sakit hati.
Ia bahkan meminta agar penyebar video tersebut diusut.
Sumber: Tribun
Artikel Terkait
Harga Chromebook Kemendikbud Rp 10 Juta? Nadiem Makarim Bantah dan Beberkan Harga Riil di Sidang Tipikor
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi, Kasus Korupsi Kuota Haji Rugikan Negara Rp1 Triliun
Jampidsus Geledah Rumah Mantan Menteri LHK Terkait Kasus Nikel Konawe Utara yang Di-SP3 KPK
Roy Suryo Akan Lapor Balik Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis: Kronologi & Penyebab Konflik Hukum