Hasil Tes Urine Onadio Leonardo Positif Ganja dan Ekstasi: Kronologi & Fakta Terbaru

- Sabtu, 01 November 2025 | 13:00 WIB
Hasil Tes Urine Onadio Leonardo Positif Ganja dan Ekstasi: Kronologi & Fakta Terbaru
Hasil Tes Urine Onadio Leonardo Positif Ganja dan Ekstasi - Fakta Terbaru

Hasil Tes Urine Onadio Leonardo Positif Ganja dan Ekstasi, Begini Fakta Terbarunya

Musisi ternama Leonardo Arya yang dikenal sebagai Onadio Leonardo atau Onad, resmi dinyatakan positif menggunakan narkoba berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, pada Sabtu, 1 November 2025. Ia menegaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kandungan dua jenis narkotika dalam tubuh Onad.

Dua Jenis Narkoba Ditemukan dalam Tes Urine Onadio Leonardo

AKP Wisnu Wirawan secara resmi menyatakan, "Hasil tes urine Onadio Leonardo positif untuk dua jenis narkoba, yaitu ganja dan ekstasi."

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan terhadap Onad masih terus berlanjut. Wisnu menambahkan, "Masih dilakukan pendalaman dalam rangka penyelidikan."

Kronologi Penangkapan Onadio Leonardo dan Istri

Onadio Leonardo bersama istrinya, Beby Prisillia Gustiansyah, sebelumnya telah diamankan oleh pihak kepolisian. Penangkapan ini terjadi pada Kamis malam, 30 Oktober 2025, di Perumahan Trevista West Rempoa, Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Aksi penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan seorang pria yang dilakukan di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Barang Bukti Narkoba yang Ditemukan

Dalam proses penangkapan, penyidik berhasil menemukan barang bukti berupa batang ganja. Tidak hanya itu, dari pengembangan lebih lanjut, pihak kepolisian juga menemukan paket ekstasi yang diduga telah dikonsumsi oleh Onadio Leonardo.

Kasus ini masih terus diselidiki oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat untuk mengungkap lebih dalam mengenai keterlibatan Onad dan jaringan narkoba yang mungkin terlibat.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar