Ribuan Kader GPA Gelar Ikrar Perjuangan, Komitmen Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran
JAKARTA - Ribuan kader Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) menunjukkan komitmen kebangsaan mereka dengan menggelar prosesi ikrar perjuangan. Acara ini merupakan puncak dari Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan GPA 2025 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Jambore nasional ini sukses menghimpun kader dan pimpinan GPA dari berbagai penjuru Indonesia, termasuk perwakilan dari provinsi Sulawesi Tenggara, Nanggroe Aceh Darussalam, DKI Jakarta, Sumatera Utara, dan Banten.
Pemuda Al Washliyah: Ksatria Umat, Bukan Penyebar Kebencian
Dalam sambutannya, Ketua Umum Pimpinan Pusat GPA, Aminullah Siagian, menegaskan posisi strategis pemuda. Ia menekankan bahwa pemuda Al Washliyah harus menjadi ksatria umat dan agen pemersatu, bukan penyebar kebencian.
"Kita tidak boleh menjadi pemuda yang mencaci, yang menebar benci. Jadilah pemuda yang membangkitkan semangat seluruh rakyat Indonesia," tegas Aminullah, Senin (3/11/2025).
Aminullah juga mengingatkan seluruh jajaran akan bahaya laten politik pecah belah yang dapat meruntuhkan fondasi bangsa dari dalam. "Sejarah telah mengajarkan, bahwa perpecahan hanya membawa luka. GPA berdiri di barisan depan untuk menjaga persatuan," cetusnya dengan tegas.
Artikel Terkait
KPK Minta Alat Canggih untuk OTT, Targetkan 30 Operasi Per Tahun
Refly Harun Kritik Penetapan Tersangka Roy Suryo: Ancaman bagi Kebebasan Berpendapat
Bahar Bin Smith Ditahan sebagai Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang: Ini Pasal & Jadwal Pemeriksaan
Hary Tanoe dalam Berkas Epstein: Fakta Beli Rumah Trump dan Isu CIA Indonesia