KPK OTT Gubernur Riau Abdul Wahid: Kronologi 7 Tersangka Tiba di Gedung Merah Putih

- Selasa, 04 November 2025 | 12:50 WIB
KPK OTT Gubernur Riau Abdul Wahid: Kronologi 7 Tersangka Tiba di Gedung Merah Putih
KPK OTT Gubernur Riau: 7 Tersangka Tiba di Gedung Merah Putih - Update Terbaru

KPK OTT Gubernur Riau: 7 Tersangka Tiba di Gedung Merah Putih untuk Pemeriksaan

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangkan sembilan dari sepuluh orang yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) ke Gedung Merah Putih KPK di Kuningan Persada, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan intensif. Rombongan pertama yang tiba pada Selasa, 4 November 2025, pagi hari, terdiri dari delapan orang, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi perkembangan terbaru ini. Dari total sepuluh orang yang diamankan, sembilan di antaranya dibawa ke Jakarta. Satu orang lainnya diperkirakan akan menyusul dan tiba sekitar pukul 15.00 WIB.

Kronologi Kedatangan Tersangka di KPK

Proses kedatangan para tersangka memiliki keunikan tersendiri. Meskipun rombongan pertama berjumlah delapan orang, hanya tiga orang yang masuk ke gedung KPK melalui pintu depan. Kelima orang lainnya memilih masuk melalui pintu belakang.

"Kloter pagi 8 orang," jelas Budi Prasetyo. "Dari delapan orang tersebut, hanya tiga orang yang masuk lewat pintu depan. Lima orang lainnya masuk lewat pintu belakang dengan alasan lebih kooperatif."

Identitas Tersangka yang Masuk Lewat Pintu Depan KPK

Tiga orang yang terekam kamera masuk melalui pintu depan Gedung Merah Putih KPK adalah:

  • Abdul Wahid (Gubernur Riau)
  • Muhammad Arif Setiawan (Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau)
  • Ferry Yunanda (Sekretaris Dinas PUPR Provinsi Riau)

Hingga berita ini ditulis, KPK belum merinci identitas lengkap enam orang lainnya yang diamankan dalam operasi tersebut. Budi Prasetyo menegaskan bahwa lembaganya akan segera memberikan penjelasan komprehensif kepada masyarakat.

"Terkait dengan perkaranya apa, konstruksi perkaranya bagaimana, nanti kami akan update ya dalam konpers," tutup Budi.

Publik menanti konferensi pers resmi dari KPK untuk mendapatkan kejelasan mengenai kasus yang melibatkan pejabat tinggi provinsi ini. Operasi tangkap tangan ini menjadi sorotan utama dan menandai komitmen KPK dalam memberantas korupsi di tingkat pemerintahan daerah.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar