Persijap Jepara Takluk 2-0 dari Persija, Pelatih Mario Lemos Akui Taktik Gagal

- Senin, 04 Mei 2026 | 17:00 WIB
Persijap Jepara Takluk 2-0 dari Persija, Pelatih Mario Lemos Akui Taktik Gagal
PARADAPOS.COM - Persijap Jepara harus mengakui keunggulan Persija Jakarta setelah takluk 2-0 dalam laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Senin (4/5/2026) malam. Pelatih Persijap, Mario Lemos, secara terbuka mengakui bahwa strategi yang dirancangnya gagal berjalan sesuai rencana menghadapi superioritas Macan Kemayoran.

Babak Kedua Jadi Penentu Kekalahan

Sepanjang babak pertama, Laskar Kalinyamat—julukan Persijap—tampil cukup solid dan berhasil menahan gempuran tim tamu. Namun, memasuki paruh kedua pertandingan, pertahanan tuan rumah mulai jebol. Dua gol bersarang ke gawang Persijap melalui aksi Rayhan Hannan pada menit ke-64 dan Gustavo Almeida di masa injury time (90 9’). Suasana di stadion yang menjadi kandang Persijap itu sempat hening saat gol pertama tercipta. Meski demikian, dukungan suporter tuan rumah tak surut hingga peluit panjang dibunyikan.

Pengakuan Terbuka Mario Lemos

Dalam konferensi pers usai laga, Mario Lemos tidak mencari-cari alasan. Pelatih asal Portugal itu dengan jujur menilai bahwa timnya tampil di bawah standar. “Ketika kami kalah, itu artinya taktik tidak berjalan dengan baik. Saya pikir, kami hari ini tidak bermain dengan baik. Ini adalah salah satu laga di mana kami tidak bermain sesuai harapan,” katanya. Ia juga memberikan apresiasi terhadap permainan Persija yang dinilainya jauh lebih unggul. “Apalagi, kami menghadapi tim sekelas Persija. Mereka bermain lebih superior ketimbang kami. Mereka menciptakan banyak peluang,” jelasnya. Menariknya, Lemos melihat ada sedikit perbaikan di babak kedua. “Pada babak kedua, kami bisa bermain lebih baik ketimbang babak pertama,” tuturnya, memberi catatan positif di tengah kekalahan.

Dominasi Persija yang Tak Terbantahkan

Sepanjang laga, Persija memang tampil dominan. Penguasaan bola dan kreasi peluang yang mereka bangun membuat Persijap lebih banyak bertahan. Dua gol yang tercipta menjadi bukti nyata efektivitas serangan tim ibu kota. Bagi Persijap, hasil ini menjadi pekerjaan rumah besar. Mario Lemos dan staf pelatih harus segera mengevaluasi strategi agar performa tim bisa kembali ke jalur yang diharapkan pada laga-laga berikutnya.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar