BI Luncurkan QRISMA Fest di Kayutangan Heritage untuk Percepat Digitalisasi UMKM Malang

- Senin, 04 Mei 2026 | 16:25 WIB
BI Luncurkan QRISMA Fest di Kayutangan Heritage untuk Percepat Digitalisasi UMKM Malang
PARADAPOS.COM - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Malang secara resmi meluncurkan QRISMA Fest di kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang, pada Senin (4/5). Program ini merupakan langkah konkret dalam mempercepat digitalisasi transaksi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta masyarakat umum. Langkah ini diambil seiring dengan semakin tingginya penggunaan pembayaran non-tunai yang telah menjadi bagian dari gaya hidup warga Kota Malang.

Mendorong Adopsi Pembayaran Digital di Pusat Kota

Peluncuran QRISMA Fest bukan sekadar seremoni. Acara ini menjadi sinyal kuat bahwa ekosistem keuangan digital di Malang terus bergerak maju. Kawasan Kayutangan Heritage, yang dikenal sebagai ikon sejarah dan pusat keramaian, dipilih sebagai lokasi strategis untuk memperkenalkan sistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) secara lebih masif kepada para pedagang dan pengunjung. Di lapangan, terlihat antusiasme para pelaku UMKM yang mulai beralih dari transaksi tunai ke non-tunai. Mereka mengaku bahwa sistem ini mempermudah pencatatan penjualan dan mengurangi risiko kesalahan hitung. “Dulu kami sering pusing ngitung uang kembalian, apalagi kalau lagi ramai. Sekarang tinggal scan, selesai,” ujar salah satu pedagang di lokasi.

Perubahan Gaya Hidup dan Kesiapan Infrastruktur

Tingginya adopsi pembayaran non-tunai di Kota Malang bukan tanpa alasan. Masyarakat, terutama generasi muda, sudah terbiasa dengan transaksi digital dalam keseharian mereka—mulai dari membeli kopi, naik angkutan umum, hingga berbelanja di pasar tradisional. Hal ini mendorong BI untuk terus memperkuat infrastruktur dan literasi digital. Kepala Kantor Perwakilan BI Malang menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada yang tertinggal dalam era digital ini. UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah, dan mereka harus siap bersaing,” jelasnya.

Harapan ke Depan untuk Ekosistem Digital Malang

Ke depan, QRISMA Fest diharapkan menjadi katalis bagi perluasan penggunaan QRIS di berbagai sektor. Tidak hanya di pusat perbelanjaan, tetapi juga di sentra-sentra ekonomi kreatif dan destinasi wisata. Dengan begitu, Kota Malang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengimplementasikan sistem pembayaran yang efisien, aman, dan inklusif. Suasana di Kayutangan Heritage sore itu terasa hidup. Di sela-sela deretan bangunan kolonial, para pengunjung tampak antusias mencoba langsung transaksi digital di stan-stan UMKM yang berpartisipasi. Langkah kecil ini, jika terus dirawat, bisa menjadi lompatan besar bagi perekonomian lokal.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar