PARADAPOS.COM - Banjir kiriman dari wilayah Bogor kembali merendam permukiman warga di Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin malam, 4 Mei 2026. Empat wilayah di tiga kecamatan terdampak luapan air yang mulai masuk ke pemukiman sejak malam hari. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Wisnu Subroto, mengonfirmasi bahwa banjir ini dipicu oleh curah hujan tinggi di daerah hulu.
Empat Wilayah Terendam, Ketinggian Air Bervariasi
Berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Kota Bekasi, banjir merendam sejumlah titik di Kecamatan Jatiasih, Bekasi Timur, dan Bekasi Selatan. Di Kecamatan Jatiasih, luapan terjadi di Perumahan Vila Jatirasa RW 11, Kelurahan Jatirasa. Ketinggian muka air di lokasi tersebut mencapai 15 hingga 20 sentimeter.
Sementara itu, di Kecamatan Bekasi Timur, genangan terpantau di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, dengan ketinggian air antara 40 hingga 70 sentimeter. Di Kampung Lengkak, Kelurahan Bekasi Jaya, ketinggian air mencapai 30 sentimeter. Untuk wilayah Bekasi Utara, banjir setinggi 10 sentimeter dilaporkan terjadi di Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung.
Penyebab Banjir dan Respons BPBD
Wisnu Subroto menjelaskan bahwa banjir yang terjadi merupakan kiriman dari wilayah hulu. “Kiriman air dari hulu, curah hujan tinggi di hulu,” tuturnya saat dikonfirmasi pada Senin malam.
Ia menambahkan bahwa tim BPBD Kota Bekasi sudah bergerak ke lapangan sejak air mulai naik. “Air mulai masuk ke gang semar, Kampung Mawar. Teman-teman BPBD sudah stand by di lokasi untuk membantu evakuasi warga dan barang,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, BPBD Kota Bekasi masih terus melakukan perbantuan kepada warga yang berada di sekitar bantaran Kali Bekasi. Proses evakuasi barang dan warga terus berlangsung, terutama di titik-titik yang mengalami kenaikan air cukup signifikan.
Di beberapa lokasi, petugas tampak sibuk membantu warga memindahkan barang berharga ke tempat yang lebih aman. Suasana malam di permukiman bantaran kali itu terlihat mencekam, dengan lampu senter dan suara percakapan warga yang bersiap mengungsi.
Editor: Dian Lestari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
5.000 Penggemar Padati Konser Comeback Mahalini di Kuala Lumpur, Tandai Debut Internasional Antara Suara
Polresta Banda Aceh Amankan Enam Mahasiswa Usai Turunkan Bendera Merah Putih saat Unjuk Rasa Tolak Pergub JKA
Australia dan Jepang Perluas Kerja Sama Pertahanan hingga Pengembangan Senjata Bersama
Persijap Jepara Takluk 2-0 dari Persija, Pelatih Mario Lemos Akui Taktik Gagal