Lisa Mariana Kirim DM Minta Maaf ke Atalia Praratya, Ini Isi Pesannya
Lisa Mariana secara mengejutkan mengirimkan pesan permohonan maaf melalui fitur Direct Message (DM) Instagram kepada Atalia Praratya. Permintaan maaf ini terkait dengan perannya dalam konflik rumah tangga yang berujung pada gugatan cerai Atalia terhadap Ridwan Kamil.
Bukti percakapan tersebut kemudian diunggah oleh Lisa di akun Instagram pribadinya, @lisamarianaaa. Dalam unggahan itu, terlihat pesan yang berisi dukungan sekaligus permintaan maaf yang mendalam.
Isi Pesan Lisa Mariana untuk Atalia
Dalam pesan pribadinya, Lisa menulis: "Ibu semoga sehat sll ya ibuu, peluk jauh dari lisa.. ibu lisa minta maaf yang sdalam2nya jika pernah melukai hati ibu yaa.. ibu bahagia selalu ibu.."
Pesan ini menunjukkan pengakuan Lisa bahwa tindakannya di masa lalu telah menyakiti hati Atalia sebagai sesama perempuan.
Respon Atalia dan Reaksi Warganet
Hingga saat ini, belum diketahui apakah Atalia Praratya membaca atau membalas pesan tersebut. Namun, karena Lisa memposting tangkapan layar DM-nya, aksi ini langsung memantik beragam reaksi dari warganet.
Komunitas online terbelah. Sebagian netizen memuji langkah Lisa dengan komentar seperti, "Ga ada kata telat untuk bertobat dan meminta maaf, good job Lisa." Di sisi lain, banyak yang tetap menyalahkannya dengan menyebut, "Ini konsepnya gimana si lisa? km yg bikin ramai kan."
Pengakuan Lisa Mariana
Meski mendapat kritik pedas, Lisa tampaknya berusaha bertanggung jawab. Dia mengakui bahwa kesalahan yang dilakukannya 4-5 tahun lalu adalah sebuah kesalahan fatal. Lisa juga mengaku kini bisa merasakan apa yang dialami Atalia sebagai seorang istri.
Lebih jauh, penyanyi dangdut itu menyatakan rela menjadi pihak yang disalahkan, meski dengan sindiran halus bahwa ada "lisa-lisa lain" sebelum dan sesudah dirinya yang terlibat dalam konflik tersebut.
Permintaan maaf melalui media sosial ini menjadi babak baru yang menyedot perhatian publik dalam kasus rumah tangga Ridwan Kamil dan Atalia Praratya.
Artikel Terkait
Dokumen Bocor Ungkap Alokasi Dana Soros Rp28 Triliun untuk Program Demokrasi di Indonesia
Pengamat Pertanyakan Implikasi Restorative Justice Rismon Sianipar terhadap Kasus Ijazah Palsu
BGN Bekukan Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Ponorogo Diduga Manipulasi Anggaran
MK Beri Tenggat Dua Tahun untuk Revisi UU Tunjangan Pensiun Pejabat Negara