KPK Minta Alat Canggih untuk OTT, Targetkan 30 Operasi Per Tahun

- Senin, 02 Februari 2026 | 01:00 WIB
KPK Minta Alat Canggih untuk OTT, Targetkan 30 Operasi Per Tahun

KPK Minta Alat Canggih untuk Operasi Tangkap Tangan, Target 30 OTT Per Tahun

Permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk anggaran pembelian alat canggih guna mendukung operasi tangkap tangan (OTT) mendapat dukungan dari mantan penyidiknya. Alasan permintaan ini dinilai sangat relevan dengan perkembangan modus kejahatan korupsi saat ini.

Modus Koruptor Makin Canggih, Alat KPK Perbaruan

Mantan penyidik KPK, Praswad Nugraha, menegaskan bahwa modus operandi para koruptor terus berkembang pesat. Perkembangan ini harus diimbangi dengan pembaruan alat dan teknologi di tubuh KPK.

"Berkembangnya modus operandi dan dukungan alat komunikasi yang dimiliki koruptor tanpa diimbangi pembaharuan alat maka akan menghambat pelaksanaan OTT," ujar Praswad dalam keterangannya, Senin (2/2/2026).

Dukungan Alat adalah Wujud Komitmen Politik

Praswad menilai pemenuhan permintaan alat canggih ini merupakan representasi nyata dari komitmen politik pemerintahan dalam memerangi korupsi. Mengingat korupsi adalah musuh bersama, dukungan sarana dan prasarana mutlak diperlukan.

"Dukungan alat tersebut juga merupakan representasi dari komitmen politik pemerintahan dalam pemberantasan korupsi," tegasnya.

Halaman:

Komentar