Sebelum dimakzulkan karena hanya menjadi beban Presiden Prabowo Subianto, lebih baik Gibran Rakabuming Raka melepaskan jabatan Wakil Presiden (Wapres).
Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, secara teoritis, posisi Wapres harus menopang kinerja presiden. Jika tidak menopang, maka tentu akan menjadi beban presiden.
Untuk itu, mesti ada sikap yang jelas dari presiden apakah akan melanjutkan atau justru menyudahi dengan berbagai skema dan cara untuk menyelesaikannya.
"Paling mudah ialah yang bersangkutan sadar diri dan mengundurkan diri sebelum adanya mekanisme resmi melalui impeachment," kata Saiful kepada RMOL, Minggu 4 Mei 2025.
Akademisi Universitas Sahid Jakarta menilai, Gibran lebih baik sadar untuk mengundurkan diri ketimbang dicopot melalui skenario impeachment atau pemakzulan.
"Jika justru tidak berkontribusi pada pembangunan pemerintahan Prabowo justru akan menjadi beban bagi pemerintahan, untuk itu saran saya paling pas ialah mengundurkan diri dari pada dipaksa untuk undur diri," pungkas Saiful.
Sumber: rmol
Foto: Wapres Gibran Rakabuming Raka/Ist
Artikel Terkait
Isu Pemakzulan Prabowo-Gibran Menguat di Tengah Krisis Kepercayaan dan Ketahanan Pangan
200 Ribu Buruh dari Enam Provinsi Siap Padati Monas pada May Day 2026, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Anggota TNI AL Gebrak Ambulans yang Hendak Jemput Pasien Kritis di Surabaya, Minta Maaf Usai Viral
Anggaran Sepatu Sekolah Rp27,5 Miliar Dikritik, Mensos Buka Suara