Ulama Abu Bakar Ba’asyir (ABB) menyambangi Presiden ke-7 RI Joko Widodo di kediamannya, Sumber, Solo, Senin, 29 September 2025. Kedatangan ABB lantas disambut Jokowi dengan mencium tangan sang ustaz.
Ba’asyir tiba sekitar pukul 12.34 WIB di Gang Kutai Utara 1 dan masuk ke rumah Jokowi tiga menit kemudian. Pertemuan keduanya berlangsung sekitar 20 menit secara tertutup.
Usai pertemuan, ABB menegaskan bahwa maksud kedatangannya semata-mata untuk memberikan nasihat. Menurutnya, seorang ulama memiliki kewajiban memberikan nasihat.
“Saya hanya menasihati, Pak Jokowi ini orang kuat, mudah-mudahan bisa jadi pembela Islam yang kuat,” ujar ABB dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Senin malam, 29 September 2025.
Nasihat yang disampaikan, lanjut ABB, berfokus pada ajakan agar Jokowi mengamalkan hukum Islam secara konsisten.
“Karena saya sedang berjuang agar negara ini diatur dengan hukum Islam. Itu yang saya sampaikan,” tambahnya.
Selain Jokowi, ABB mengaku juga telah mengirimkan surat berisi nasihat serupa kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, memberi nasihat adalah kewajiban ulama, sedangkan penerimaannya kembali pada kehendak Allah.
Sementara itu, Jokowi mengaku tak menyangka akan didatangi langsung oleh ABB. Ia menyebut isi pembicaraan singkat tersebut hanya berkisar pada pengabdian terhadap Islam.
“Ya, kaget sekali dengan kedatangan beliau. Intinya beliau menasihati saya agar mengabdi pada Islam, itu saja,” kata Jokowi singkat.
Sumber: rmol
Foto: Ulama Abu Bakar Ba’asyir (ABB) usai bertemu Jokowi kediamannya, Sumber, Solo, Senin, 29 September 2025. (Foto: RMOLJateng/Dian Tanti)
Artikel Terkait
Dokumen Bocor Ungkap Alokasi Dana Soros Rp28 Triliun untuk Program Demokrasi di Indonesia
Pengamat Pertanyakan Implikasi Restorative Justice Rismon Sianipar terhadap Kasus Ijazah Palsu
BGN Bekukan Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Ponorogo Diduga Manipulasi Anggaran
MK Beri Tenggat Dua Tahun untuk Revisi UU Tunjangan Pensiun Pejabat Negara