Onadio Leonardo Ditangkap Polisi, Kronologi dan Pemasok KR Sudah Diamankan

- Minggu, 02 November 2025 | 04:55 WIB
Onadio Leonardo Ditangkap Polisi, Kronologi dan Pemasok KR Sudah Diamankan

Onadio Leonardo Ditangkap Polisi, Pemasok Narkoba KR Sudah Lebih Dulu Diamankan

Polisi mengungkap kronologi penangkapan Onadio Leonardo (Onad) dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Sebelum mengamankan artis tersebut, pihak kepolisian lebih dulu menangkap tersangka berinisial KR yang diduga sebagai pemasok narkoba untuk Onad.

Kronologi Penangkapan Pemasok Narkoba Onadio Leonardo

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu, menjelaskan bahwa KR pertama kali diamankan di daerah Sunter. "Perannya sebagai orang yang kasih barang narkotika ke OL," jelas Wisnu kepada wartawan pada Minggu (2/11/2025).

Pengembangan kasus kemudian dilakukan dari penangkapan KR tersebut. "Jadi awalnya, yang pertama itu diamankan inisial KR di daerah Sunter. Kemudian dikembangkan baru menuju ke si OL," tambah Wisnu.

Barang Bukti Narkoba yang Disita dari KR

Dari proses penangkapan KR, polisi berhasil menyita beberapa barang bukti penting. Barang bukti yang diamankan meliputi narkotika jenis ekstasi dan sabu-sabu. Selain itu, alat hisap dan korek yang telah dimodifikasi sebagai media penggunaan narkoba juga turut disita.

Wisnu memaparkan detail barang bukti: "Untuk barang bukti yang didapat dari inisial KR, di antaranya narkotika jenis ekstasi dan sabu dalam plastik klip. Plastik klip bekas sabu, sama plastik klip bekas ekstasi."

Pengembangan Kasus ke Onadio Leonardo dan Istrinya

Berdasarkan pengembangan dari penangkapan KR, polisi kemudian mengamankan Onadio Leonardo dan istrinya, Beby Prisilla, di Tangerang Selatan pada Kamis (30/10/2025). Hasil pemeriksaan tes urine menunjukkan perbedaan hasil antara keduanya.

Beby Prisilla dinyatakan negatif narkoba, sementara Onad menunjukkan hasil positif untuk ganja dan ekstasi. Saat ini baik Onad maupun KR masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyelidik.

Ekspresi Penyesalan Onadio Leonardo

Menurut Wisnu, Onad menunjukkan penyesalan yang mendalam atas perbuatannya. "Menyesal, pasti ada penyesalan," kata Wisnu yang mengamimi langsung kondisi tersangka.

Wisnu bahkan menyebutkan bahwa mimik wajah Onad tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. "Dia bahkan sempat melihat mimik muka Onad yang tak bisa membendung kesedihannya. Onad menundukkan wajahnya ketika diperiksa," pungkas Wisnu.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar