Banjir Semarang Mulai Surut, 13 Kelurahan di Genuk Masih Terendam
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan terbaru mengenai kondisi banjir di wilayah Semarang Raya. Setelah lebih dari sepekan tergenang, banjir di sebagian besar daerah mulai menunjukkan tanda-tanda surut.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BNPB, Abdul Muhari, mengonfirmasi bahwa meski situasi umum membaik, terdapat 13 kelurahan di Kecamatan Genuk yang masih terendam banjir. "Elevasi air di permukiman tersebut lebih rendah dari kolam retensi Terboyo Wetan," jelas Abdul dalam keterangan resminya.
Kondisi Jalan Raya Kaligawe Membaik
Pantauan terbaru dari tim gabungan BNPB, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan Pusdataru menunjukkan perkembangan positif di sejumlah titik. Jalan Raya Kaligawe yang sebelumnya terendam kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua. "Aspal jalan sudah terlihat dan tidak lagi tergenang air," tambah Abdul.
Meski demikian, pihak berwenang mengimbau masyarakat dan pengendara untuk tetap berhati-hati saat melintas di jalur tersebut mengingat kondisi jalan yang baru saja terendam banjir.
Kinerja Kolam Retensi Terboyo
Kolam retensi Terboyo sebagai penampung air banjir menunjukkan penurunan muka air signifikan mencapai 65 sentimeter setelah lebih dari lima hari dilakukan operasi pompanisasi intensif. BBWS dan BNPB terus mengoptimalkan operasi pompa dan pelebaran jalur pembuangan air menuju Laut Jawa dengan pengawasan ketat.
Upaya penanganan banjir Semarang ini masih terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan kondisi dan mengembalikan aktivitas masyarakat ke keadaan normal.
Artikel Terkait
KPK Pastikan Status Mahasiswa Baru Unsoed Tak Terdampak Kasus Dugaan Pemerasan
KJRI Houston Putar Perdana Film Animasi Jumbo untuk Rayakan HUT ke-81 RI
Polisi Tembus Tujuh Titik Terisolir di NTT Usai Gempa, Distribusi Bantuan Terhambat Medan Ekstrem
Manchester United Sepakati Transfer Carlos Baleba dari Brighton Senilai Rp1,5 Triliun