Frugal Innovation Digital: Penggerak Ekonomi Inklusif Menuju Indonesia Emas 2045

- Senin, 03 November 2025 | 05:10 WIB
Frugal Innovation Digital: Penggerak Ekonomi Inklusif Menuju Indonesia Emas 2045

FEKDI x IFSE 2025 Tegaskan Frugal Innovation Digital sebagai Penggerak Ekonomi Inklusif

Gelaran Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit Expo 2025 (FEKDI x IFSE 2025) resmi ditutup dengan penegasan bahwa inovasi digital menjadi motor utama transformasi ekonomi dan keuangan digital Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Blue Print Sistem Pembayaran Indonesia 2030

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa inovasi digital merupakan pilar fundamental dalam Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem pembayaran yang inklusif, cepat, mudah, aman, dan andal bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Konsep Frugal Digital Innovation

Perry memperkenalkan konsep Frugal Digital Innovation sebagai pendekatan inovasi yang memanfaatkan digitalisasi untuk menciptakan solusi tepat guna, efisien, dan praktis. "Penyederhanaan mata rantai dari produsen ke konsumen menjadi kunci utama dalam frugal innovation," jelas Perry dalam acara FEKDI x IFSE 2025 di Hall B JICC Jakarta.

Digital Innovation Center (DIC)

Bank Indonesia berencana mengembangkan Digital Innovation Center sebagai ruang kolaborasi strategis antara regulator, industri, pemerintah, akademisi, dan lembaga riset. DIC diharapkan dapat mendorong inovasi berdaya saing global sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja digital di Indonesia.

Dukungan Sektor Pangan

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa mekanisasi teknologi melalui frugal innovation sangat penting dalam sektor pangan. "Digitalisasi membantu memecahkan berbagai keterbatasan dengan biaya rendah dan meningkatkan produktivitas ekonomi dari petani hingga konsumen," ujar Zulhas.

Kolaborasi Whole of Nation Approach

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengapresiasi komitmen seluruh pihak dalam digitalisasi ekonomi dan keuangan Indonesia. FEKDI x IFSE 2025 menjadi wadah nyata pengembangan digitalisasi baik di sektor keuangan maupun non-keuangan melalui pendekatan kolaboratif.

Acara penutupan juga menampilkan casual talk bertema Artificial Intelligence dan Frugal Innovation, serta pengumuman pemenang QRIS Jelajah Budaya Indonesia 2025 dan BI-OJK Hackathon 2025. Semua pihak diajak terus mendukung sinergi dan inovasi dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital Indonesia.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler