Pertamina Tambah 96 SPBU Modular untuk Antisipasi Puncak Arus Mudik 2026

- Selasa, 17 Maret 2026 | 13:50 WIB
Pertamina Tambah 96 SPBU Modular untuk Antisipasi Puncak Arus Mudik 2026

PARADAPOS.COM - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, PT Pertamina Patra Niaga kembali mengerahkan SPBU modular di sejumlah titik strategis, termasuk di Rest Area Kilometer 57 Tol Jakarta-Cikampek. Fasilitas layanan energi tambahan ini dirancang untuk mempercepat distribusi BBM, mengurai kepadatan di rest area, dan memastikan ketersediaan bahan bakar bagi jutaan pemudik yang melintas.

Strategi Mengurai Antrean di Titik Padat

Kehadiran SPBU modular bukan sekadar penambahan unit layanan biasa. Fasilitas ini sengaja ditempatkan di lokasi-lokasi yang diperkirakan mengalami puncak kepadatan, dengan desain yang fleksibel sehingga dapat dipindahkan sesuai kebutuhan operasional. Tahun ini, jumlahnya ditingkatkan signifikan dari 57 titik pada musim mudik 2025 menjadi 96 unit yang tersebar di seluruh Indonesia.

Strategi penempatannya pun diperhitungkan secara teknis. Di Rest Area KM 57, misalnya, unit modular sengaja diletakkan di jalur yang biasa digunakan untuk pengisian solar kendaraan besar. Langkah ini secara langsung membuka jalur tambahan bagi kendaraan penumpang, sehingga antrean di jalur reguler dapat terurai lebih cepat.

Pernyataan Resmi dari Direksi

Dalam kunjungan kerjanya ke lokasi, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menekankan manfaat operasional dari kehadiran SPBU modular. Beliau menyatakan fasilitas ini menjadi solusi konkret untuk meredam kemacetan di titik layanan.

"SPBU modular sangat membantu memecah antrean pengisian, khususnya bagi kendaraan kecil," jelas Mars Ega.

Fasilitas Modern dengan Monitoring Ketat

Setiap unit SPBU modular dilengkapi dengan sistem pengisian yang modern, menjamin kecepatan dan keefisienan layanan. Yang tak kalah penting, pasokan BBM di setiap titik dimonitor secara berkala untuk mencegah kekosongan stok, terutama di daerah dengan jumlah SPBU permanen yang terbatas. Dengan cara ini, potensi antrean panjang dapat ditekan seminimal mungkin.

Panduan Akses bagi Pemudik

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, lokasi seluruh SPBU modular dan SPBU reguler dapat dengan mudah dilacak. Mars Ega memberikan panduan lengkap mengenai cara mengakses informasinya.

"Di aplikasi MyPertamina itu ada lokasi-lokasi layanan SPBU modular maupun SPBU reguler di Pertamina. Namun, selain aplikasi, sesungguhnya MyPertamina itu juga memiliki website. Jadi kawan-kawan kalau belum unduh juga bisa melihat di situs www.mypertamina.id. Di situ juga ada menu layanan khusus Ramadan Idulfitri," ungkapnya dalam program Metro Siang Metro TV, Selasa, 17 Maret 2026.

Optimasi Ruang dan Layanan

Penjelasan lebih rinci mengenai strategi penempatan datang dari jajaran manajemen operasional di lapangan. Sales Area Manager Retail Karawang PT Pertamina Patra Niaga, Ancala Egah, memaparkan logika di balik pemanfaatan ruang di rest area.

"Konsumen ini tidak terpusat di satu titik saja. Misalkan kalau kita ambil contoh di rest area KM 57 ini, kita memanfaatkan area untuk pengisian kendaraan berat atau truk solar yang biasanya selama arus mudik ini mereka akan dibatasi kendaraannya sehingga volumenya akan turun drastis. Nah, itu biasanya kita tempatkan untuk mengoptimalkan area space parking-nya. Kita tempatkan modular di sana sehingga pada saat konsumen akan melakukan pengisian produk yang sifatnya untuk produk-produk gasolin kayak Pertamax, kita udah sediakan," tutur Ancala.

Dengan pendekatan yang terukur dan berbasis data lapangan ini, kehadiran SPBU modular diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas tambahan, tetapi menjadi bagian integral dari upaya menciptakan perjalanan mudik yang lebih lancar dan aman bagi seluruh masyarakat.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar