Tol Tangerang-Merak Tambah Gardu Transaksi Antisipasi 3,5 Juta Kendaraan Mudik

- Selasa, 17 Maret 2026 | 21:25 WIB
Tol Tangerang-Merak Tambah Gardu Transaksi Antisipasi 3,5 Juta Kendaraan Mudik

PARADAPOS.COM - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, pengelola Jalan Tol Tangerang-Merak (Tamer), PT Marga Mandalasakti (MMS), telah menggelar sejumlah langkah antisipasi. Fokus utama adalah penambahan fasilitas transaksi di tiga gerbang tol strategis untuk memperlancar arus kendaraan yang diprediksi mencapai 3,5 juta unit selama periode mudik.

Antisipasi Lonjakan dengan Tambah Gardu Layanan

Untuk mencegah penumpukan kendaraan yang kerap terjadi di titik-titik vital, manajemen tol menyiagakan penambahan unit gardu, termasuk gardu tandem dan perangkat mobile reader. Langkah ini secara khusus diterapkan di Gerbang Tol (GT) Cikupa, Cilegon Timur, dan Merak.

Menurut Uswatun Hasanah, Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas Astra Toll Tangerang-Merak PT MMS, penambahan ini bersifat dinamis. "Jadi sifatnya mobile dan digunakan pada saat kondisi-kondisi tertentu. Jadi kalau untuk jumlah gerbangnya sendiri dioptimalkan jumlah gerbang yang eksisting," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penambahan fasilitas lebih difokuskan pada gardu transaksi, bukan pembangunan gerbang baru. "Kalau untuk penambahan gate sendiri kita tidak ada penambahan gate ya, tapi yang ada penambahan gardu tandem," tuturnya.

Kesiapan Menyeluruh: Patroli hingga Pemeliharaan Jalan

Selain menguatkan layanan transaksi, kesiapan juga mencakup peningkatan patroli lalu lintas dan layanan kesehatan di sepanjang ruas tol. Dari sisi infrastruktur, pemeliharaan jalan secara rutin terus diintensifkan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengendara.

"Kita juga menyiagakan petugas drainase, petugas patching kalau misalkan memang ada potensi-potensi kerusakan di perkerasan jalan. Itu fungsinya untuk menjaga keselamatan pengguna jalan," papar Uswatun.

Trafik Mulai Meningkat, Puncak Diprediksi 19 Maret

Data dari pengelola menunjukkan gelombang mudik telah mulai terasa. Sejak periode 11 hingga 16 Maret 2026, total kendaraan yang memasuki ruas tol ini tercatat 248.575 unit, dengan lalu lintas harian rata-rata 52.432 kendaraan. Angka ini turun tipis 4,92% dibandingkan periode sama tahun 2025, namun masih 4,36% lebih tinggi dari arus normal.

Arus menuju Pelabuhan Merak pun menunjukkan peningkatan signifikan. "Namun meningkat 57,29 persen dibandingkan dengan LHR normal," ungkap Uswatun mengenai volume lalu lintas keluar gerbang tol Merak.

Berdasarkan tren tersebut, puncak arus mudik Lebaran 2026 diproyeksikan terjadi pada 19 Maret. "Karena memang kalau melihat dari tren trafik yang menuju ke ruas Tangerang-Merak ini kan rata-rata ke Pelabuhan Merak," lanjutnya.

Secara keseluruhan, PT MMS memprediksi akan ada sekitar 3,5 juta kendaraan yang melintas di Tol Tamer selama musim mudik tahun ini, mengalami kenaikan sekitar 2,5% hingga 2,8% dari total volume tahun 2025.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar