PARADAPOS.COM - Sebuah benda logam yang diduga kuat sebagai proyektil mortir aktif ditemukan di kawasan Anjungan Sumatra Barat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu, 1 Juli 2026. Temuan yang mengejutkan para pekerja dan pengunjung ini langsung diamankan oleh aparat kepolisian melalui prosedur evakuasi yang berlangsung selama beberapa jam. Beruntung, proses penjinakan berjalan lancar tanpa menimbulkan insiden, dan area wisata kini dinyatakan aman kembali.
Penemuan Bermula dari Laporan Petugas Kebersihan
Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 11.05 WIB. Seorang petugas kebersihan anjungan bernama Satria Ade Putra tengah menyapu area sekitar ketika matanya tertumbuk pada sebuah benda mencurigakan. Benda logam berbentuk lonjong itu, yang menurutnya mirip mortir sisa perang, tergeletak begitu saja. Tanpa membuang waktu, ia melaporkan temuannya secara berjenjang, mulai dari manajemen TMII hingga ke Polsek Cipayung.
"Benar, telah ditemukan benda diduga satu unit mortir," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, dalam keterangan tertulisnya.
Pengamanan Berlapis dan Evakuasi oleh Tim Gegana
Begitu laporan diterima, personel piket SPKT yang dipimpin Iptu Nurman Yusuf segera meluncur ke lokasi. Langkah pertama yang mereka lakukan adalah sterilisasi area dan pemasangan garis polisi untuk membatasi akses publik. Pihak Polsek Cipayung juga langsung berkoordinasi dengan piket Pamapta Polres Metro Jakarta Timur serta Tim Gegana Polda Metro Jaya.
"Mendapat informasi tersebut, personel piket SPKT yang dipimpin Iptu Nurman Yusuf langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan sterilisasi dan memasang garis polisi. Pihak Polsek Cipayung juga segera berkoordinasi dengan piket Pamapta Polres Metro Jakarta Timur serta Tim Gegana Polda Metro Jaya," jelas Budi.
Suasana tegang menyelimuti kawasan tersebut saat pengamanan ketat diberlakukan. Sekitar pukul 14.10 WIB, Unit Identifikasi (Inafis) Polres Metro Jakarta Timur tiba untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tak berselang lama, tepatnya lima menit kemudian, Tim Jihandak Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya pun datang untuk mengambil alih penanganan.
"Tim khusus tersebut langsung melakukan penanganan standar operasional prosedur (SOP) peledakan dan berhasil mengamankan benda diduga mortir tersebut untuk dibawa ke markas Gegana guna pemeriksaan lebih lanjut," tutur Budi.
Akhir Tegang yang Berujung Aman
Proses evakuasi yang menegangkan itu akhirnya rampung total pada pukul 14.38 WIB. Tidak ada ledakan atau cedera yang terjadi selama proses berlangsung. Pihak kepolisian kemudian memastikan bahwa area Anjungan Sumatra Barat TMII saat ini sudah kembali steril dan aman. Masyarakat pun dipersilakan untuk kembali beraktivitas seperti biasa di kawasan wisata tersebut.
Editor: Bagus Kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kemenhan Hapus Latihan Militer dan Perpendek Pelatihan SPPI Pasca Tewasnya Lima Peserta
Gempa Kembar Guncang Venezuela, Korban Jiwa Tembus 1.900 Orang dan 41.000 Lebih Hilang
Jadwal Imsak, Salat, dan Buka Puasa di DKI Jakarta, Kamis 2 Juli 2026
Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-80 Bhayangkara, Tekankan Polri Harus Tajam ke Atas dan Tumpul ke Bawah