PARADAPOS.COM - Ribuan warga yang memadati kawasan Car Free Day (CFD) Makassar pada Senin, 20 Juli 2026, menjadi saksi digelarnya kampanye publik bertajuk "Merawat Harmoni, Memperkuat Persatuan". Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara DPP ICATT, MUI Sulawesi Selatan, FKUB Sulawesi Selatan, dan sejumlah organisasi lintas agama ini bertujuan menanamkan semangat anti intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme di tengah masyarakat. Suasana pagi itu terasa berbeda; udara segar bercampur dengan lantunan orasi kebangsaan yang menggema di sepanjang jalan.
Ajakan Hidup Damai dari Tokoh Lintas Agama
Ketua MUI Sulawesi Selatan, KH. Nadjamuddin Abduh Shafa, menyampaikan seruan langsung kepada ribuan pengunjung CFD. "Saya kira kita seluruh agama semuanya menginginkan hidup bersama, hidup damai, hidup harmoni. Oleh karena itu pada hari ini mari kita semuanya sepakat, tekad untuk hidup damai, hidup bersama, hidup harmoni, memperkuat persatuan," ujarnya dalam tayangan Headline News Metro TV. Pernyataan tegas itu disambut anggukan dan tepuk tangan dari warga yang berkerumun di sekitar panggung utama.
Ragam Aktivitas untuk Memperkuat Toleransi
Sepanjang acara, pengunjung tidak hanya diajak berolahraga, tetapi juga terlibat dalam dialog lintas agama yang interaktif. Orasi kebangsaan dari para tokoh masyarakat dan pemuka agama mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Tak ketinggalan, deklarasi dukungan bersama dibacakan sebagai simbol komitmen kolektif menolak segala bentuk paham ekstrem. Edukasi tentang bahaya intoleransi dan radikalisme juga disampaikan melalui spanduk dan materi cetak yang dibagikan secara gratis.
Gerakan Berkelanjutan untuk NKRI
Kolaborasi antara DPP ICATT, MUI Sulawesi Selatan, FKUB Sulawesi Selatan, dan berbagai organisasi lintas agama ini dirancang bukan sekadar acara seremonial. Para penyelenggara berharap kampanye ini menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu memperkuat moderasi beragama dan memperkokoh persaudaraan kebangsaan. Masyarakat diajak untuk terus menjadikan ruang publik seperti CFD sebagai sarana edukasi, dialog, dan kolaborasi dalam merawat persatuan bangsa. Dengan langkah kecil di pagi hari, pesan besar tentang harmoni diharapkan terus bergema di setiap sudut kota.
Editor: Clara Salsabila
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Bupati Lombok Barat Tiba di KPK untuk Diperiksa Usai OTT Dugaan Suap Proyek
FIFA Buka Penyelidikan Kericuhan Pemain Spanyol dan Argentina Usai Final Piala Dunia 2026
Iran Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Militer dengan AS
Pemprov DKI Kembali Operasikan Mobil Klinik Hewan Keliling di Lima Wilayah Jakarta