PARADAPOS.COM - Yogyakarta, 20 Juli 2026. Kolaborasi antara praktisi teknologi informasi, pelaku industri perhotelan, dan penyedia solusi digital terus digencarkan guna mempercepat transformasi digital di sektor hospitality. Komitmen ini mengemuka dalam ajang IT Gathering Hotel Information Technology Association (HITA) Jawa Tengah 2026 yang mengusung tema "Code, Culture & Connection" di D'Kaliurang Resort, Yogyakarta. Acara ini mempertemukan para IT Manager, IT Engineer, akademisi, hingga perwakilan pemerintah untuk membahas modernisasi layanan perhotelan secara lebih mendalam.
Kolaborasi sebagai Fondasi Transformasi
Marketing Manager Ofon, Muchtar Hanafi, menekankan bahwa transformasi digital tidak bisa berjalan sendiri. "Transformasi digital di industri hospitality tidak hanya membutuhkan inovasi teknologi, tetapi juga kolaborasi yang kuat antar pelaku industri. Melalui event ini, Ofon ingin berkontribusi dalam membangun ekosistem yang mendorong pertukaran pengetahuan, kolaborasi, dan lahirnya solusi yang relevan bagi kebutuhan bisnis," jelasnya dalam keterangan resmi, Senin (20/7/2026).
Suasana di D'Kaliurang Resort terasa hangat ketika para peserta saling bertukar gagasan. Area demonstrasi solusi digital dan sesi diskusi interaktif menjadi ajang unjuk kemampuan teknologi terkini. Fokus utama pembahasan adalah bagaimana efisiensi operasional dan pelayanan pelanggan dapat ditingkatkan melalui penerapan sistem yang terintegrasi.
Komunikasi Bisnis: Pilar Operasional Modern
Dalam sesi diskusi, Muchtar menyoroti pentingnya komunikasi bisnis sebagai fondasi utama. "Seiring meningkatnya kebutuhan industri akan layanan yang semakin terhubung, komunikasi bisnis menjadi elemen penting dalam mendukung operasional yang efisien dan pengalaman pelanggan yang lebih baik," ujarnya.
Pernyataan ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Banyak dari mereka yang mengakui bahwa sistem komunikasi yang andal seringkali menjadi penentu kelancaran operasional sehari-hari, mulai dari reservasi kamar hingga koordinasi antar departemen.
Deklarasi HITA Jateng–DIY
Puncak acara ditandai dengan deklarasi resmi HITA Jateng–DIY sebagai komunitas profesional IT yang menaungi wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar profesional di bidang teknologi informasi.
Muchtar menambahkan, "Kami menyambut baik terbentuknya HITA JATENG–DIY sebagai wadah yang memperkuat sinergi para profesional IT di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kami berharap forum ini dapat menjadi katalis lahirnya kolaborasi baru yang mendorong percepatan transformasi digital di industri hospitality maupun sektor lainnya," tuturnya penuh optimisme.
Dengan terbentuknya komunitas ini, para pelaku industri optimistis bahwa percepatan digitalisasi di sektor perhotelan akan semakin terarah dan berkelanjutan. Ajang seperti ini dinilai menjadi momentum penting untuk menjembatani kebutuhan bisnis dengan inovasi teknologi yang tepat guna.
Editor: Bagus Kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kementerian Kebudayaan Resmikan Perpustakaan Ranggawarsita, Pusat Rujukan dan Digitalisasi Khazanah Bangsa
Kemensos dan Kementerian PKP Sepakat Percepat Bedah Rumah untuk Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat
IHSG Menguat 0,57 Persen di Tengah Tekanan Wall Street dan Ketegangan Geopolitik
Barito Renewables Dikabarkan Ajukan Penawaran Akuisisi Perusahaan Panas Bumi Terbesar Filipina Senilai US$5 Miliar