Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mundur karena Masalah Kesehatan

- Rabu, 22 Juli 2026 | 01:25 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mundur karena Masalah Kesehatan
PARADAPOS.COM - Jakarta, 22 Juli 2026. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan yang memburuk menjadi alasan utama di balik pengunduran diri Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Nanik dikabarkan sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama hampir satu pekan. Rencana mundur dari jabatannya itu telah disampaikan langsung kepada Hasan saat dirinya masih terbaring di ruang rawat inap.

Kekhawatiran akan Produktivitas Kerja

Menurut Hasan, Nanik menyadari bahwa kondisi medis yang dihadapinya cukup serius. Ia khawatir tidak mampu menjalankan tugas berat sebagai kepala BGN secara maksimal. Kekhawatiran ini yang kemudian mendorongnya untuk mengambil langkah mundur. "Saat saya jenguk, beliau menyampaikan bahwa dengan kondisi seperti ini, beliau khawatir tidak akan maksimal dalam menjalankan pekerjaan. Beliau juga sudah berpikir untuk menghadap Presiden guna menyampaikan pengunduran diri," jelas Hasan saat dihubungi, Rabu, 22 Juli 2026. Hasan menambahkan bahwa Nanik telah menyampaikan keraguan tersebut secara gamblang. Ia tidak ingin tanggung jawab besar yang diembannya justru terbengkalai di tengah masa pemulihan. "Saya sempat menjenguk Ibu Nanik saat beliau dirawat. Memang ada masalah kesehatan yang harus ditangani secara lebih serius," ujar Hasan.

Proses Administrasi Masih Berlangsung

Meskipun Nanik telah mengunggah pernyataan terkait pengunduran dirinya melalui akun Facebook pribadi, Hasan menegaskan bahwa proses administrasi di tingkat pemerintahan masih berjalan. Pemerintah belum mengeluarkan pernyataan resmi hingga seluruh prosedur selesai. "Untuk pernyataan resmi pemerintah, kita tunggu pengumuman dari Menteri Sekretaris Negara. Jika presiden menyetujui, tentu akan segera dipilih sosok terbaik untuk mengisi posisi yang ditinggalkan," kata Hasan. Suasana di lingkungan BGN pun mulai terasa peralihan. Dengan mundurnya Nanik, publik kini menanti langkah selanjutnya dari Presiden Prabowo Subianto untuk menentukan pengganti yang tepat. Keputusan ini dinilai krusial mengingat BGN memiliki peran strategis dalam program gizi nasional.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar